oleh

Kasus BNI Ambon, Dua Pamen Polda Diperiksa di Mabes Polri

-Daerah-2.317 views

Kabartoday, AMBON – Dua perwira menengah (Pamen) Polda Maluku diperiksa di Mabes Polri. Mereka adalah Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Maluku Komisaris Besar Polisi Antonius Wantri dan Komisaris Polisi George Siahaya, Plt Kasubdit I Ditreskrimum Polda Maluku.

Kedua pamen Polda Maluku ini diperiksa terkait dugaan pelanggaran prosedur penanganan pelaporan kasus pembobolan puluhan miliar rupiah Bank BNI Cabang Ambon.

Kabid Humas Polda Maluku Komisaris Besar Polisi Muhammad Roem Ohoirat yang dikonformasi terkait pemeriksaan kedua rekannya tidak membantah.

“Benar. Karena ditanyakan rekan-rekan wartawan saya membenarkan. Kemarin mereka dipanggil untuk diambil keterangan di Mabes Polri,” jelasnya kepada awak media Senin (21/10) di ruang kerjanya.

BACA JUGA:  Video Seorang Pengendara Sepeda Keliling Kampung Ini Bikin Heboh

Ohoirat tegaskan pemeriksaan kedua pamen Polda Maluku ini tidak terkait dengan masalah pokok yang saat ini sementara dilakukan penyidikan oleh Ditreskrimsus.

“Saya pastikan seratus persen tidak ada keterkaitan mereka dengan kasus pokoknya. Ini hanya karena pelanggaran prosedur manajemen penyidikan saja,” tegas mantan Kapolres Maluku Tenggara ini.

Ohoirat yang digadang-gadang sebagai calon kuat Walikota Tual mendatang terangkan ini hanya karena pelanggaran prosedur saja. Ketika ada laporan masuk dari pihak BNI, ada kekeliruan penanganan masalah.

“Ketika ada laporan masuk ada salah awal penanganan ini. Salahnya apa? Di Kepolisian kan ada peraturan Kapolri tentang manajemen penyidikan tindak pidana. Di Perkap inilah ada yang dilanggar sehingga mereka diambil keterangan,” terang Ohoirat.

BACA JUGA:  Gunakan Hak Angket, Jabatan Bupati Salwa Bisa Melayang

Walaupun begitu, ia belum bisa memastikan apakah Kombes Antonius Wantri, Kompol George Siahaya serta beberapa bintara lainnya di Subdit I bersalah. Semua tergantung hasil pemeriksaan. Jika ada yang bersalah makan pasti akan mendapat sanksi. Tetapi jika tidak bersalah maka akan dikembalikan lagi ke jabatan semula.

“Di tubuh TNI/Polri itu, anggota buat salah, maka pimpinan bertanggung jawab. Jadi dalam hal ini Dirkrimum (Kombes Antonius-red) belum tentu bersalah. Ini hanya karena tanggung jawab beliau selaku pimpinan di Ditkrimum,” tandas Ohoirat.

BACA JUGA:  Baliho Capres 02 Prabowo Terpasang di Mega Regency Bekasi

Untuk diketahui Kapolda Maluku menerbitkan nota dinas pemberhentian sementara Kombes Pol AW ini pada Jumat (18/10). Kombes AW dimutasikan menjadi Pamen Polda Maluku untuk menjalani pemeriksaan internal.

Selain Kombes Pol AW, lima anak buahnya di Subdit 1 Ditreskrimum juga ikut dicopot. Mereka terdiri dari Kompol GS serta empat bintara. Oleh Kapolda Maluku, mereka dimutasikan ke Satker Pelayanan Markas (Yanma) Polda Maluku juga untuk menjalani pemeriksaan internal. (Imanuel)

Komentar