oleh

Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Pesan Dansat Brimob Maluku

-Daerah-52 views

Kabartoday, AMBON – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih terus mewabah di Indonesia serta Maluku. Khusus di Maluku jumlah kasus positif Covid-19 naik menjadi 62 kasus pada Rabu (13/5/2020). Padahal di hari Senin (11/5/2020) jumlahnya masih 36. Kemudian naik 14 kasus lagi di hari Selasa (12/5/2020) menjadi 50 kasus, dan terjadi pertambahan 12 kasus baru sehingga berjumlah 62 di hari Rabu (13/5/2020).

Dengan meroketnya kasus positif Covid-19, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Maluku Kombes Pol M Guntur angkat bicara. Ia berpesan agar masyarakat dapat mentaati serta melaksanakan berbagai himbauan pemerintah untuk mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Terkait dengan maraknya pandemi Covid-19 di Maluku dan khususnya di Ambon, kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi berbagai himbauan pemerintah seperti selalu menggunakan masker bila beraktivitas di luar rumah. Dengan menggunakan masker berarti anda melindungi saya. Demikian juga saya melindungi anda. Jadi kita harus saling melindungi. Karena itu, wajib gunakan masker,” ungkap Guntur kepada wartawan usai memimpin upacara pelantikan Danyon B Pelopor di Makosat Brimobda Maluku Rabu (13/5/2020).

BACA JUGA:  1000 Paket Sembako TNI/Polri di Maluku Buat Warga Terdampak Covid-19

Selain wajib masker, orang nomor satu di jajaran pasukan elit Polda Maluku ini berpesan pula agar masyarakat selalu membudayakan pola hidup sehat dan bersih. Selalu cuci tangan, menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, makan dan istirahat yang cukup serta menerapkan social distancing dan physical distancing.

Dengan kondisi meningkatnya kasus Covid-19, Guntur tegaskan Satuan Brimob Polda Maluku yang dipimpinnya akan terus melakukan berbagai upaya pencegahan serta pemutusan mata rantai penyebaran Virus Corona ini

BACA JUGA:  Opan ketua FWJ : Ada apa Dengan Polsek Pituruh

“Tentunya dengan kejadian ini kita dari Satuan Brimob terus melakukan berbagai upaya pencegahan serta pemutusan mata rantai penyebaran Virus Corona ini. Tetapi yang harus disadari untuk pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 ini kita tidak bisa sendiri. Butuh kerjasama semua pihak serta peran serta masyarakat,” tandas Guntur.

Ia beberkan, setiap minggu di kesatuannya seluruh anggota diwajibkan mengisi aplikasi pemantau kondisi kesehatan.

“Termasuk di lingkungan kita, setiap minggu kita mewajibkan anggota untuk mengisi aplikasi yang disampaikan bapak Kapolda, untuk setiap minggu kita selalu kontrol bagaimana kondisi anggota sehingga dari situ kita bisa mengetahui kondisi awal anggota,” jelasnya.

Kegiatan-kegiatan seperti penyemprotan untuk mencegah virus corona di beberapa lokasi kata Guntur masih akan terus digalakkan.

Dalam pekan ini, ia katakan Satgas Aman Nusa II Polda Maluku diarahkan untuk membantu Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

BACA JUGA:  Tiga Oknum Wartawan Berprofesi Ganda Terlibat Mengendalikan Judi Togel di Tapung Hulu

“Karena di wilayah Kota Ambon ini yang penyebarannya cukup meningkat. Apalagi dengan adanya kasus yang di pasar mardika serta sejumlah tenaga medis di RSUD Haulussy yang reaktif hasil Rapid Diagnostic Test (RDT),” terang Guntur.

Ia tegaskan, kasus di RSUD Haulussy hendaknya menjadi sebuah pengalaman bagi semua pihak bahwa tenaga medis yang sudah dilengkapi APD lengkap saja bisa terjangkit.

“Oleh sebab itu kami selalu ingatkan kepada setiap anggota untuk setiap aktivitas kegiatan selalu wajib menggunakan masker. Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker serta laksanakan himbauan pemerintah untuk tetap stay di rumah, penerapan social distancing serta physical distancing agar tetap dilakukan,” pungkas Guntur. (Manuel)

Komentar