oleh

Kasus Kematian  Ansel Wora Belum Terungkap Garda NTT lakukan Aksi Demo di Mabes Polri 

-Aktual, Hukum-43 views

Kabartoday, Jakarta,- Aksi demonstrasi Garda NTT, menuntut kinerja  Polda NTT, dalam 100 hari  mengungkap kasus kematian  Ansel Wora tidak menunjukan keseriusan, hal ini digelar di depan gedung Mabes Polri, jalan Trunojoyo, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, Rabu, (12/2/20).

Kasus ini semula di tangani oleh polres Ende, surat yang di terbitkan dengan nomor B/33/I/RES.1..24/2020/Tes. pada tanggal 17 Januari 2020, pihak Polda NTT mengklaim  sudah mengambil alih kasus tersebut dengan nomor : SP – Sidik/43/I/2020. polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 50 orang saksi. Pihak Polda NTT dalam kesempatan audiensi bersama massa aksi  di Mapolda NTT Jum’at, 07 februari 2020 menjanjikan akan mengumumkan hasil otopsi dan penyelidikan  pada hari Selasa ,11 Februari 2020, namun sampai aksi demo digelar hal tersebut belum diungkap.

Gerakan Patriot Muda Nusa Tenggara Timur ( Garda NTT) bersama 20 organ – organ “menduga ada tangan – tangan yang terselubung (Hidden Hand) yang turut mengintervensi kasus ini, sehingga ketidak percayaan terhadap Kapolres Ende (AKBP Ahmad Muzayin), Kapolda NTT ( Irjen Pol. H. Hamidin), wakil direktur reserse umum (Anton Cristian Nugroho).

BACA JUGA:  AAM Center Hadirkan Program Home Care Dokter bagi Warga Tak Mampu

GARDA NTT akan bekerja sama dengan pakar – pakar hukum, Kontras (Komisi orang hilang dan korban tindak kekerasan) dan meminta bantuan dokter forensik independen di Jakarta, untuk melakukan otopsi ulang jenazah korban, “karena kami menduga ada indikasi pihak Polda NTT akan membelokan hasil otopsi, “ujar mereka.

Ketua umum Garda NTT Epi Fina menegaskan, ” Kami minta segera tuntaskan kasus ini, karena kami tidak percaya pada Polda NTT dan Polres Ende, kita minta mabes polri mengambil alih kasus ini, harapan kita adalah kasus ini segera di tuntaskan, kami sudah capekp untuk melakukan ini, hari ini kami bawa masa 150 orang, ” tandas Epi Fina.

BACA JUGA:  Ubah Stigma Penyandang Difabel, Gelar Fantastic Colour Run Untuk Situbondo Inklusif

Aksi damai mendesak Mabes Polri untuk ambil alih kasus ini, 0meminta Kapolri segera mencopot Kapolres Ende dan Kapolda NTT dari jabatannya, meminta Mabes Polri mengungkap kasus kematian Ansel Wora dengan terang benderang, mendesak Mabes Polri untuk  mengundang dokter forensik dari Bali yang melakukan otopsi untuk segera mengumumkan hasil otopsi sesuai pasal 134 ayat (1) KUHAP sebab domain hasil otopsi merupakan wewenang dokter forensik. (A.Yani)

BACA JUGA:  Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

Komentar