oleh

KAUM Tetap Komitmen Dalam Mengawal Kasus Penganiyaan Terhadap Anggota Divisi Litigasi

Kabartoday.co.idMEDAN-Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) tetap komit dalam hal mendampingi dan mengawal pemeriksaan Kasus Pemukulan dan Penganiyaan terhadap anggota Divisi Litigasi KAUM Advokat Agung Harja SH di unit Reskrim Polsek Medan Helvetia sejak dua bulan yang lalu.

Tujuan pengawalan dan pendampingingan terhadap Agung tersebut, ungkapnya, merupakan bentuk solidaritas dan dukungan terhadap teman sejawat, yaitu sesama Advokat selaku Empat Pilar Penegak Hukum, serta selaku Korban Tindak Pidana Penganiayaan oleh tersangka Budi Pratama, yang sejatinya hal ini tidak boleh terjadi bagi seorang Advokat, mengingat Profesi Advokat adalah dilindungi Undang-Undang No. 18/2003.

Dikatakannya lagi, sampai saat ini, tim penyidik, yaitu IPTU Juhatta Mahadi STK SIK dan IPTU Sihite SH telah melakukan pemeriksaan secara bertahap terhadap para Saksi Korban diantaranya, yaitu Edi Triyono (ET), Suherni Kartika Sari (SKS) dan Aprelia Angraini (AA).

BACA JUGA:  PDHI dan ASOHI Bantu Alat Pencegah Corona ke RSUD Blambangan Banyuwangi

Mahmud Irsad Lubis SH Ketua KAUM melalui Eka Putra Zakran SH alias Epza Kepala Divisi Infokom KAUM menyampaikan, bahwa.para saksi telah dipanggil dan dimintai keterangan berdasarkan Surat Panggilan Interogasi oleh penyidik. Sebenarnya tidak ada kendala yang serius dalam proses penyidikan, faktanya pemeriksaan perkara tetap akan dilanjutkan, berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2H) bernomor : B/73/III/Res.1.6/2021/Reskrim, tertanggal 4 Maret 2021.

BACA JUGA:  ACT Ajak Polda Maluku Gelar Bhaksos Bareng Hadapi Dampak Covid-19

“Harapan Kita atas nama KAUM, meminta kepada Kapolsek Medan Helvetia agar bertindak secara tegas dan serius dalam memproses perkara Teman Kami yang jadi Korban tersebut. Kita meminta agar Pelaku Penganiyaan dapat ditindak. Jangan pula kasus ini mangrak, sehingga menjadi preseden buruk bagi Penegakan Hukum, sebab ini bukan hanya menyangkut persoalan pribadi, tapi juga menyangkut marwah Advokat”, ucapnya.

BACA JUGA:  Dua Anak Oknum Anggota Kodim 1504 Ambon Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan

Dikatakannya lagi, Advokat dalam menjalankan tugas-tugas profesinya dilindungi UU, baik urusan di dalam maupun di luar pengadilan.

“Makanya komitmen Kita di KAUM jelas, tetap Kita kawal dan perjuangkan sampai titik darah penghabisan”, ujar Epza yang juga mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan itu. (S ERFAN NURALI)

Komentar