oleh

Kawasan Hutan Lindung Sei Beduk Jadi Lokasi Judi Sabung Ayam

Kabartoday, Batam – Daerah kawasan hutan lindung yang menjadi lokasi ideal sumber resapan air telah berubah fungsi menjadi lokasi permainan judi sabung ayam. Kejanggalan tersebut bermula seringnya orang-orang terlihat keluar masuk dikawasan tersebut yang berlokasi di pintu air, Dam Duri Angkang, Kecamatan Sei Beduk kota Batam.

Bahkan lokasi perjudian sabung ayam itu telah ramai menjadi perbincangan warga, karena tak tanggung-tanggung, jenis permainan judi sabung ayam dipertontonkan dengan sangat ekstrem, yakni dipersenjatai pisau khusus tepat terpasang dibagian kaki hewan dimana menjadi senjata pamungkas untuk merenggut nyawa lawannya.

Uniknya, lokasi perjudian yang telah lama berdiri tersebut terkesan tak tersentuh hukum. Keberadaannya pun semakin mengait banyaknya minat penghobi ayam sekaligus memunculkan hobi baru terkait pembantaian hewan itu sendiri.

BACA JUGA:  BPN Prabowo Tolak Hasil Penetapan KPU, Selisih Suara Terpaut hampir 17 Juta, Jangan...Jangan...

“Lokasi perjudian ini sudah lama berjalan dan selayaknya diratakan dengan tanah, selain melanggar pasal 303 juga melanggar pasal 302 KUHP tentang penganiayaan hewan,” ungkap Rudi Sah Indra salah satu Anggota Lembaga Independent Police Watch (IPW).

Dalam permainan ini, adu kecepatan memukul lawan adalah trik pamungkas hewan yang di adu agar dapat bertahan hidup dan berkesempatan untuk berkokok di keesokan harinya. Kematian salah satu hewan adalah sebagai penentu kemenangan dari suatu pertandingan. jika lambat, maka nyawa diantara salah satu hewan seketika akan berakhir di gelanggang sabung ayam tersebut.

BACA JUGA:  Masyarakat Papua inginkan Yolans F. Y. Weda,S. HI masuk istana

Dirinya juga meminta agar pihak kepolisian khususnya kepolisian daerah dapat bekerja profesional dalam menanggapi laporan dari masyarakat. Menurutnya, lokasi perjudian ini bukan kali ini saja pernah dilaporkan, namun, masih saja belum adanya tindakan tegas dari pihak kepolisian dan hingga saat ini masih beraktivitas seperti biasanya. Pungkasnya.[]end

Komentar