oleh

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Ambon, Dua Tewas, 150 Bangunan Hangus

-Daerah-29 views

Kabartoday, AMBON – Kebakaran hebat terjadi di kompleks Ongkoliong, Belakang Masjid Al-Musafa RT 002/010 Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon Minggu (29/3/2020) subuh. Kebakaran ini menghentak warga di kawasan padat penduduk ini. Pasalnya kebakaran terjadi sekitar pukul 04.45 WIT disaat sebagian besar warga masih terlelap tidur.

Akibat kebakaran ini, sebanyak 150 unit bangunan yang terdiri dari rumah warga, ruko maupun bangunan lainnya habis dilalap si jago merah. Kawasan ini kebanyakan dihuni oleh masyarakat sekitar dan para pedagang di Pasar Mardika dan Pasar Ruko Batu Merah.

Selain korban material, kebakaran ini juga menelan dua korban jiwa. Ada dua warga setempat yang belum diketahui identitasnya meninggal hangus terbakar. Kedua jasad warga ini ditemukan petugas di reruntuhan bekas kebakaran. Keduanya sudah dibawa ke RS Bhayangkara Ambon.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang mengungkapkan hingga kini belum dapat dipastikan penyebab kebakaran dan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

BACA JUGA:  Bupati Garut Usulkan Kuota PPPK Tahap I Sesuai Jumlah ASN Pensiun Th. 2019

“Kebakaran pagi ini mengakibatkan dua korban jiwa meninggal. Identitas kedua korban masih belum diketahui. Selain itu juga ada kerugian material sekitar 150 unit bangunan baik rumah warga maupun ruko hangus,” ungkap Simatupang Minggu (29/3/2020) di lokasi kebakaran.

Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Baharudin Djafar,M.Si didampingi Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Leo Surya Nugraha Simatupang,S.IK meninjau lokasi kebakaran di kawasan Ongkoliong, Batu Merah РAmbon. 

Perwira menengah Polri dengan pangkat tiga melati di pundaknya ini katakan penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Petugas masih melakukan penyelidikan.

Menurut informasi warga di lokasi kejadian menjelaskan dugaan awal penyebab kebakaran ini adalah dari kamar kost milik salah satu warga.

“Api diduga mulai muncul sekitar pukul 04.45 WIT. Saat itu suasana cukup lengang. Banyak warga masih terlelap tidur sehingga saat mendengar ada kebakaran, banyak warga panik. Mereka menyelamatkan diri tanpa mempedulikan barang-barang lainnya. Banyak harta benda berharga milik warga yang tidak sempat diselamatkan pemiliknya,” ujar warga setempat.

BACA JUGA:  Ragam Karya Bhakti Kodim 1504/Ambon Dalam Serbuan Teritorial Kodam XVI/Pattimura

Armada pemadam kebakaran baru sampai di lokasi kebakaran sekitar 30 menit setelah kebakaran tepatnya sekitar pukul 05.15 WIT. Sebanyak lima Unit Mobil Damkar dan satu Unit Mobil Tangki PMI Kota Ambon tiba di lokasi untuk membantu memadamkan kebakaran.

Saat bersamaan tiba juga personil SPKT Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease serta personil SPKT Polsek Sirimau. Petugas langsung mengamankan lokasi untuk mempermudah kerja petugas pemadam kebakaran.

Karena lokasi ini padat pemukiman sehingga cukup menyulitkan petugas damkar di lapangan. Api baru dapat dijinakan tiga jam lebih, tepatnya sekitar pukul 08.30 WIT.

BACA JUGA:  Dirut KAI dan MRT Bentuk Usaha Patungan Integrasi Moda Transportasi

Saat api dijinakan, petugas kemudian masuk ke lokasi mencari keberadaan dua warga yang jadi korban. Jasad kedua warga tersebut ditemukan dibawah reruntuhan dalam kondisi hangus terbakar. Jasad kedua warga naas ini kemudian dimasukan ke dalam kantong mayat dan selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Maluku untuk diotopsi.

Dari peristiwa ini, petugas kepolisian mengamankan seorang warga setempat, Munira Tjiat (41) ibu rumah tangga untuk dimintai keterangan. Karena ada dugaan warga penyebab kebakaran berawal dari kamar kost Munira Tjiat yang tinggal bersama suaminya Irvan.

Saat kejadian ini, Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Baharudin Djafar mendatangi lokasi kebakaran. Saat itu Djafar didampingi Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Leo surya Nugraha Simatupang dan Dandim 1504/Ambon Kolonel (Kav) Cecep Tensi Sutandi.

Di lokasi kebakaran, Djafar menemui warga korban kebakaran. Saat itu orang nomor satu di jajaran Polda Maluku ini menyampaikan ucapan belasungkawa dan turut berduka cita atas peristiwa kebakaran ini yang juga mengakibatkan dua warga meninggal dunia. (Imanuel)

Komentar