oleh

Kebo Keboan Alasmalang Jadi Ajang Kampanye Bebas Sampah Plastik Bupati Banyuwangi

Kabartoday,  BANYUWANGI – Kebo keboan merupakan upacara adat yang biasa digelar oleh warga masyarakat Desa Alasmalang, Kecamatan Singonjuruh, Kabupaten Banyuwangi. Kali ini, agenda tahunan ini digeber pada Minggu (15/9/19). Sesuai dengan nama Kebo Keboan, diawali dengan mengarak kerbau. Namun kerbau yang diarak bukanlah kerbau sungguhan, melainkan manusia yang berdandan serupa kerbau.

Ribuan warga masyarakat memadati Desa Alasmalang. Mereka melihat langsung ritual yang umurnya sudah ratusan tahun, yakni Kebo Keboan Alasmalang yang merupakan tradisi unik dan digelar setiap bulan Suro. Sebagaimana penanggalan Jawa, ini merupakan ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas mengatakan, tradisi unik Kebo Keboan Alasmalang adalah salah satu bentuk kearifan lokal yang menguatkan kebudayaan Banyuwangi. Bupati Anas meminta kepada pengunjung, ada pahala yang sangat banyak bilamana nanti melihat plastik bekas bungkus permen dan yang sejenisnya supaya diambil dan ditaruh disaku kanan kirinya. “Yang cantik akan lebih cantik lagi kalau sampah diambil, dan yang keren juga akan lebih keren kalau kanan kiri ada sampah mau mengambilnya serta ditaruh di bank sampah,” harapnya.

BACA JUGA:  Kapolres Gresik Pimpin Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat ASN Polres Gresik

Dalam kesempatan itu, Bupati Anas mengajak masyarakat menghindari adanya sampah plastik. Karena plastik itu, lanjut bupati, sangat menyumbang masalah masalah yang paling besar.

“Karena plastik itu kalau dikubur lamanya 200 tahun tidak akan bisa hancur. Apalagi kalau sampai dimakan ikan, itu ikannya kita makan, baik itu ikan dari sungai maupun ikan dari laut. Nanti pertumbuhan anak anak kita akan bisa kuntet, dan tidak akan bisa cerdas. Maka dari itu, jangan membuang sampah sembarangan disungai, agar jangan sampai sampah plastik itu dimakan ikan. Jangan jangan anak kita makan ikan, yang dimakan ikan yang memakan sampah plastik yang pernah kita buang disungai atau di laut,” paparnya.

BACA JUGA:  Masjid Hingga Gereja di Banyuwangi Dapat Hand Sanitizer, Untuk Cegah Wabah Corona

Hari ini tadi, imbuh bupati, kebetulan saya dari Muncar karena ada petik laut. Disana banyak panen ikan. “Saya tadi sudah sampaikan kepada semua nelayan soal tersebut, dan saya langsung kesini. Maka dari itu, kepada saudara saudara, mari kita menjalin kebersamaan dan kekompakan. Saya sangat bangga melihat rakyat Banyuwangi selalu kompak kompak dan solid untuk bersama sama membangun Banyuwangi,” ujar Bupati Anas.

Karena sehebat apapun Banyuwangi, sekaya apapun potensi kita, sepintar apapun orang orang Banyuwang, tapi kalau tidak rukun antara yang atas sama yang bawah, kalau saling ngerasani, yang bawah ngrasani yang atas, sedangkan yang atas tidak peduli yang bawah, tokoh satu dengan tokoh yang lain saling sikut sikutan, maka Banyuwangi tidak akan maju dan akan kembali seperti dahulu kala.

“Tapi kalau kita bersatu sama seniman, tokoh ulama, atau kyai, para pendeta dan sebagainya bersatu, Insya Allah Banyuwangi bisa bangkit dan akan mendapat hadiah yang banyak dari pemerintah pusat sebagai reward sesuai apa yang kita kerjakan,” lontarnya.

BACA JUGA:  Pacu Ekonomi, Pemkab Banyuwangi Gelar Pasar Wisata Kuliner

Diakhir sambutan, Bupati Anas, atas nama pemerintah daerah, menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Banyuwangi.

“Kulo matur nuwun sanget dumateng panjenengan sedoyo, berkat kerja keras dan dunganipun panjenengan sedoyo, alhamdulillah Banyuwangi secara bertahap bisa seperti sekarang. Bandara kita yang dulu tidak beroperasi, berkat kinerja bapak ibu sekalian, sekarang bisa beroperasi bahkan jadi bandara tercepat sebagai bandara internasional di Indonesia atas kerjasama pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dan bantuan dari presiden sangat luar biasa. Maka dari itu, saya mohon maaf sebesar besarnya bilamana ada pelayanan pelayanan masih banyak yang kurang bisa kita kerjakan secara maksimal,” pungkasnya. (HS) 

Caption : Kebo Keboan di Alasmalang Kecamatan Singojuruh dihadiri Bupati Abdullah Azwar Anas

Komentar

News Feed