oleh

Kecemplung Korupsi, Mantan Kades Gondang Diperiksa Kejari Pemalang

Kabartoday, Pemalang – Kecemplung korupsi, Mantan Kades Gondang, Rahmat Sari kembali diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Pemalang Jawa Tengah. Terlihat mantan Kades Gondang menandatangani pernyataan barang bukti dan berkas berita acara di ruang Kasi Pidsus, Kamis (28/3/2019).

Rahmat Sari alias Robet diperiksa terkait dugaan penyelewengan dana desa yang tidak kunjung dikembalikan sampai akhir jabatannya.

Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang melalui Kasi Pidsus Haris Fadilah, diruang kerjanya menegaskan, mantan kepala desa Sari Rahmat alias Robet, menandatangani berkas barang bukti dan berita acara penelitian tersangka disaksikan sejumlah awak media, pada Kamis (28/3/2019).

BACA JUGA:  Team Buser Polsek Pasar Minggu Antisipasi 3C

“Robet panggilan akrabnya, terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana PAD senilai Rp 500 juta lebih, yang dilakukan bersumber dari 8 Item aset milik Desa Gondang Kecamatan Taman. “Kata Haris Fadillah pada wartawan, Kamis (28/3/2019).

Robet diduga tilep dana sumber PAD (Sumber Pendapatan Asli Desa) hasil lelang yang seharusnya dikembalikan pada desa untuk dipaparkan dalam rapat RAT Desa.

BACA JUGA:  Ciptakan Bilik Disinfektan Jadi Andalan LMK 14 Cakung Timur guna Cegah virus Covid 19

Namun selama sekian tahun ia menjabat tidak ada realisasi dalam pertanggung jawaban terhadap BPD dan lembaga lainnya di desa.

Seperti dana PAD hasil lelang semua milik desa, tanah pendidikan seluas 8 Ha, dana bantuan Bumdes, dan dana kontrak retribusi Pasar yang dikelola pihak ketiga, dana sewa puluhan Ruko pasar desa yang dibangun diatas tanah desa, dan dana bantuan untun pengembangan Bumdes juga lenyap, dan lain-lain yang masih dalam pengembangan.

BACA JUGA:  Suta Sebut Indonesia ke Titik Kota Sodom dan Gomorrah

Sekedar diketahui, tanggal 10 Desember 2018 silam merupakan Hari Anti Korupsi Sedunia, dalam hal ini Polres Pemalang berhasil mengungkap tindak pidana korupsi yang dilakukan beberapa oknum mantan kades. Modusnya memotong dan menyalahgunakan uang negara.(Rae)

Video Keterangan Kasi Pidsus Kejari Pemalang

Komentar