oleh

Kejuaraan Catur Piala Kapolres Buru Bonus Puluhan Juta Rupiah

Kabartoday, NAMLEA – Dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke 73, Polres Pulau Buru akan menyelenggarakan turnamen catur terbuka untuk semua kalangan.

Kejuaraan catur ini memperebutkan piala bergilir Kapolres Pulau Buru AKBP Ricky Purnama Kertapati. Selain piala bergilir, panitia pelaksana juga menyediakan trophy berupa piala tetap bagi pemenang 1, 2 dan 3 serta bonus uang tunai bernilai total 31,4 juta rupiah. Kejuaraan catur ini akan mempertandingkan dua nomor yaitu perorangan dan beregu.

Ketua panitia HUT Bhayangkara Polres Pulau Buru Komisaris Polisi Bachri Hehanussa mengungkapkan Kejuaraan catur terbuka ini akan digelar Senin 1 Juli hingga 3 Juli mendatang di Kota Namlea.

“Menyambut HUT Bhayangkara ke 73, akan digelar open turnamen catur terbuka memperebutkan piala bergilir Kapolres Pulau Buru. Akan dilaksanakan mulai tanggal 1 Juli bertepatan dengan peringatan HUT Bhayangkara,” jelasnya kepada media ini Kamis (27/6).

BACA JUGA:  Jelang Waisak, Keluarga Budhayana Indonesia Gelar Baksos

Hehanussa yang saat ini menjabat Wakapolres Pulau Buru ungkapkan sebenarnya Kejuaraan catur ini akan dilaksanakan Jumat (28/6) hingga Minggu (30/6). Tetapi karena banyak juga pecatur dari luar Maluku yang akan berpartisipasi hingga mereka meminta penundaan waktu pelaksanaan disesuaikan dengan jadwal kapal Pelni menuju Namlea.

“Karena banyak permintaan pecatur dari luar untuk menyesuaikan dengan jadwal kapal, maka kita tunda pelaksanaannya hingga ke tanggal 1 Juli,” tukas Hehanussa.

 

Ia beberkan turnamen catur ini akan berlangsung seru karena ada beberapa pecatur bergelar Master Nasional (MN) dari luar Maluku akan ikut ambil bagian. Selain itu pecatur daerah yang selama ini malang melintang di percaturan Maluku juga banyak yang turut serta.

BACA JUGA:  Asik Indehoy Berduaan dikosan Pasangan ini Diamankan Polisi

“Selain dari Kota Ambon dan Pulau Buru, ada juga pecatur dari Manado, Ternate, Sorong, Manokwari serta beberapa kota lainnya sudah mengkonfirmasi akan berpartisipasi,” terangnya.

Menyangkut kualifikasi peserta, Hehanussa yang juga pernah menjabat Wakapolres Pulau Buru jelaskan tidak ada batasan. Pecatur non master hingga bergelar Grand Master sekalipun boleh ambil bagian.

Sistem pertandingan yang akan digunakan baik untuk perorangan maupun beregu akan memakai sistem Swiss dengan jumlah babak disesuaikan dengan jumlah peserta.

BACA JUGA:  Terkelin Rotasi Tujuh Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Karo

Untuk peserta nomor perorangan, panitia mengenakan uang pendaftaran Rp. 50.000,- setiap orang, sedangkan untuk beregu Rp. 100.000,- setiap regu. Jumlah peserta setiap regu adalah empat orang.

Hadiah yang akan diberikan untuk para juara baik 1, 2 dan 3 nomor perorangan dan beregu akan mendapat piala. Untuk bonus nomor perorangan peringkat 1 sebesar Rp. 5 juta, peringkat 2 Rp. 3,5 juta, peringkat 3 Rp. 2 juta, peringkat 4 Rp. 1 juta. Peringkat 5-7 sebesar Rp. 500 ribu dan peringkat 8-10 sebesar Rp. 300 ribu.

Bonus untuk beregu peringkat 1 Rp. 7,5 juta, peringkat 2 Rp. 5 juta, peringkat 3 Rp. 2 juta dan peringkat 4 sebesar Rp. 1 juta. Selain itu semua pemenang akan mendapatkan Piagam penghargaan. (MAL)

Komentar