oleh

Kendaran Tim Medis Dirusak, 2 Personilnya Kena Gebuk Polisi di Belakang ATR/BPN Sabang

Kabartoday, Jakarta – Aksi brutal aparat kepolisian dalam mengamankan Jalan nya demo massa di seputaran area Bawaslu RI juga dialami tim medis.

Sebuah kendaraan tim medis yang berlogo dihantem kaca depannya hingga retak dan body depan kendaran tersebut sedikit ringsek.

Menurut Dian seorang tim medis tersebut mengatakan personilnya di dalam kendaraan ada 6 orang, mereka ingin mengangkut korban aksi yang terkena gas airmata dan sasaran tembak para polisi satuan Resmob di belakang kantor ATR/BPN Sabang, Kamis (23/5/2019), dini hari pukul 00.30 WIB.

BACA JUGA:  Peringati Hari Kartini Komunitas GKL dan PIM Gelar Aksi Perduli Perempuan Lawan Covid-19

“Kami sudah katakan dari tim medis, karena kami juga berada dibelakang mobil ambulance. Kamk memakai seragam medis dan sudah mengatakan untuk membantu evakuasi para korban, namun para polisi tersebut tidak peduli dan merusak kendaraan kami dengan tameng mereka, tongkat dan gagang laras senapan. ” kata Dian pada Kabartoday.co.id, Kamis (23/5/2019) dini hari di RSPAD Jakarta.

BACA JUGA:  Vidio Gandeng SinemArt Luncurkan Original Series 'Girl In The City'

Dian juga menyebut 2 orang tim medis nya dilarikan ke RSPAD akibat luka pukulan di kepala dan 1 orang lagi karena shock yang dilakukan oleh sejumlah resmob di lokasi belakang ATR/BPN Sabang Jakarta Pusat.

“Dua rekan kami kena pukulan di kepala oleh polisi tadi dini hari, dan satu orang lagi wanita karena shock, mereka sudah masuk di RSPAD dan dirawat. “Ucapnya.

BACA JUGA:  KAPPIJA-21 Siap Menggelar ‘Workshop on Youth Challenges and Opportunities in Development’ di UMJ

Bukan hanya satu unit kendaraan medis yang dihancurin kata Dian, tetapi satu unit lagi dirampas polisi, “iyaa satu unit kendaraan medis kami di rampas dan kuncinya di buang sama polisi itu tadi. “Ulas Dian.(Op/red)

Komentar