oleh

Ketua MKKS SMA Kota Ambon Dukung Vaksinasi Covid-19 Untuk Tenaga Pendidik

Kabartoday, AMBON – Program pemerintah untuk melakukan vaksin Covid-19 kepada tenaga pendidik didukung Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMA Kota Ambon Alexander Tahalele.

Vaksin Sinovac bertujuan untuk melindungi diri dari serangan virus Corona penyebab Covid-19.

“Vaksin ini harus kita ikuti, karena menyangkut keselamatan kita masing-masing dan untuk menghadapi virus Corona ini,” ujar Tahalele, Rabu (24/3/2021) di SMA Negeri 1 Ambon.

Tahalele yang saat ini juga menjabat Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ambon ini katakan dengan mengikuti vaksin ini dapat menjadi jaminan untuk dilakukan proses belajar tatap muka di masa pandemi Covid-19.

BACA JUGA:  Syukuri Alih Tugas ke Polres Aru, AKP Teddy Berbagi Kasih ke Panti Asuhan di Ambon

Selain program vaksin kepada  tenaga pendidik, ia berujar jika memang ada program vaksin kepada para siswa atau peserta didik, dirinya tetap mendukung.

“Kalau memang ada program vaksin untuk para siswa, saya juga mendukung. Supaya ada jaminan untuk proses belajar secara tatap muka,” tandasnya.

Diakuinya hingga kini belum ada pelaksanaan vaksin untuk tenaga pendidik tingkat SMA di Kota Ambon. Program vaksin beberapa hari lalu baru dilakukan kepada tenaga pendidik di tingkat SD dan SMP yang ditangani oleh Pemerintah Kota Ambon.

BACA JUGA:  Bareskrim Polri Kirim Tim ke Ambon Back Up Polda Maluku Sidik Kasus Pembobolan BNI Rp. 58,95 Miliar

Sebagai titik awal program vaksin kepada tenaga pendidik di tingkat SMA maupun SMK Kota Ambon, direncanakan ada 30 kepala sekolah SMA serta SMK se-Kota Ambon mengikuti vaksin pada Kamis (25/3/2021).

“Direncanakan, esok (Kamis-red) akan dimulainya vaksin yang disaksikan presiden. Ada 30 kepala sekolah SMA dan SMK yang akan mewakili sekolah-sekolah di Kota Ambon,” ungkapnya.

Ia jelaskan, setelah program vaksin kepada para kepala sekolah akan dilanjutkan dengan program vaksin kepada para guru dan pegawai.

BACA JUGA:  Gelar Kemah Bakti, Kodim 1506 Namlea Galang 400 Siswa SMA Kabupaten Buru

Diakuinya, pada awalnya pasti ada keraguan untuk mengikuti vaksin. Namun ia tegaskan ternyata vaksin Covid 19 ini tidak beda jauh dengan cara vaksin cacar yang sudah dialaminya saat masih kecil.

“Memang ada keragu-raguan untuk vaksin, padahal tidak. Seperti dulu kita vaksin cacar. Prinsipnya, saya mendukung supaya semua tenaga pendidik mengikuti vaksin demi kesehatan kita semua intinya itu,” tukas Tahalele.

Ia berharap, dengan program vaksin ini dapat mereduksi penyebaran covid dan menambah ketahanan tubuh melawan virus Corona. (Manuel)

Komentar