oleh

Ketua PWI Riau Sebut Humas Polres Kampar Arogan terhadap Wartawan

kabartoday, Kampar – Ketua PWI Riau Zulmansyah  menyayangkan sikap Humas Polres Kampar, dalam menjawab pertanyaan wartawan atau menyikapi suatu pertanyaan,itu sudah memang tugasnya humas. tidak perlu kasar dan arogan terhadap Wartawan.

wartawan dalam bertugas,termasuk saat wawancara narasumber, wartawan  dilindungi UU 40/1999 tentang Pers. Bahkan saat ini ada UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang juga melindungi tugas wartawan,humas wajib mengerti uu pers” jelas Zulmansyah.

Menurut ketua PWI Riau ini, narasumber yang diwawancara wartawan, apaĺagi pejabat, semestinya melayani pertanyaan wartawan dengang sebaik-baiknya. Tidak perlu berlaku kasar dan tidak sopan.

BACA JUGA:  Ungkap Berbagai Kasus, Polres Jakbar di Banjiri Reward

Bilamana narasumber tidak berkenan diwawancara atau menolak diwawancara, maka cukup menyatakan saya tidak berkenan diwawancara.

Peristiwa ini terjadi saat wartawan media Ranahriau.com, menanyakan kepada humas Polres kampar, perbedaan tokoh pers dan ketua organisasi pers, sebab ada pemberitaan di beberapa media online dengan judul Tokoh pers apresiasi kinerja polres kampar amankan arus mudik.

BACA JUGA:  46 Jahitan Dikepala, Pria Ini Tak Sadarkan Diri Akibat Kecelakaan

Untuk mendalami hal, itu timbullah pertanyaan demi pertanyaan kepada humas polres kampar, tapi apa yang di dapat wartawan, jawaban dari humas melalui seluler 11-06-2019.” SIAPA KAU… JANGAN URUS BERITA ORANG !!!. ucapan yang tak pantas dan tidak mencerminkan sebagai humas yang notabene adalah corong informasi.

Sementar di tempat yang berbeda pemilik media harian brantas.com ANAS NASO menilai kurangnya kemampuan public speaking humas polres kampar, sehingga berlaku kasar dalam tata bahasa dan etika.

BACA JUGA:  Bupati Kampar Lantik 130 Pejabat Eselon III dan IV 

Setiap wartawan menanyakan kinerja kepolisian kepada humas polres kampar, langsung di keluarkan dari grup yang di buatnya,”Program PROMOTER KAPOLRI sepertinya tidak berlaku bagi humas kampar.

“program Promoter difokuskan pada tiga kebijakan utama yang sederhana yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media. Peningkatan kinerja diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme dalam penegakan hukum, dan pemeliharaan Kamtibmas secara optimal” jelasnya.(Pjr/Tim red)

Komentar