oleh

Ketua Umum Hipmikindo, BI dan BPPT Bali Siap Dukung ProKer Jokowi Memberdayakan UMKM

Kabartoday.denpasar – Bali, DPP Himpunan Pengusaha Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Syahnan Phalipi melakukan Pelatihan dan Sertifikasi kompetensi “Pelaksana Pemasaran” yang dilaksanakan di PLUT- KUKM Dempasar pada tanggal 4-5 November 2019 bekerja sama dengan BTIKK BPPT Bali, BI Bali dan Dinas Koperasi dan UMKM Bali.

Adapun para pesertanya berasal dari berbagai instansi seperti BI, Dinas UMKM dan Koperasi, Asosiasi UMKM dan kalangan bisnis koperasi dan UMKM dari berbagai daerah di Provinsi Bali.

“Tujuan sertifikasi ini adalah untuk memberdayakan pelaku UMKM agar sukses menghadapi persaingan di era globalisasi 2020. sesuai dengan pidato Presiden Jokowi pada saat pelantikan beliau yang akan menyiapkan undang-undang tentang pemberdayaan UMKM dan penciptaan lapangan kerja agar Indonesia mampu dan sukses memanfaatkan bonus demografi yang diyakini akan terjadi beberapa tahun kedapan.” lanjut Syahnan.

BACA JUGA:  Saingi Cap Tikus NTT Akan Produksi Sophia Dengan Kadar Alkohol 45%

Cara terbaik adalah meningkatkan kompetensi khususnya pemuda, pengusaha pemula, termasuk pengusaha perempuan, difable dan masyarakat lanjut usia, agar selain tidak menjadi beban negara justru akan memberikan kontribusi maksimal terhadap pembangunan Indonesia dalam jangka panjang apabila serius melakukan investasi SDM secara bersinambungan. “Ujar Syahnan pada penutupan acara di Denpasar, Rabu (06/11/2019).

Syahnan menganggap kompetensi “pelaku pemasaran“ adalah faktor yang sangat penting utuk bersaing di era globalisasi yang sekaligus era 4.0 dan menuntut setiap pebisnis harus cerdas teknologi informasi yang terus berkembang dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Warga Taman Cari Keluhkan Aktivitas Heler liar, Kades Hanya Berdiam Diri

“Indonesia sebagai negara yang memiliki jumlah UMKM sebesar 63 juta sangat berpotensi untuk memberikan sumbangan terhadap PDB dan menciptakan lapangan perkerjaan, sejalan dengan program presiden di sektor UMKM yang semestinya menjadi fokus prioritas utama para Menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk memberikan perhatian khusus setidaknya pada 100 hari kerja awal khususnya pada bidang ekonomi.”Lanjut Syahnan.

Seusai kegiatan tersebut DPP HIPMIKINDO bertemu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gde Indra Putra untuk melaporkan kegiatan sertifikasi tersebut.

BACA JUGA:  Bersama Polda Banten, Ribuan Massa Peringati HUT YKB ke 39 

“Harapan saya agar diklat dan sertifikasi ini tidak dilakukan hanya satu kali saja tetapi berkelanjutan. ”kata Indra kepada pengurus DPP Hipmikindo.

Dalam pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan MOU antara Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali dengan DPP HIPMIKINDO dan akan melakukan program sinergi bersama dengan kepala BI Provinsi Bali,Trisno Nugroho , kepala BTIKK BPPT Provinsi Bali Hermawan Prasetya, dan Dinas Koperasi dan UMKM Bali.

“Kami juga akan mengundang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, Sekretaris MenKop, Prof. Dr. H. Rully Indrawan, M.Si, beserta Staf Ahli Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan Kemenko PMK, Aris DHarmansyah. ”kata Jurika selaku Ketua Pemberdayaan Perempuan HIPMIKINDO mengakhiri.[]MS Riz/Hsw

Komentar