oleh

Khawatir Terkena Dampak Membahayakan Warga Minta Penambangan Pasir Kuyamut Segera Dihentikan

-Daerah-31 views

Kabartoday, GARUT – Sejumlah anggota polisi bersama unsur aparatur pemerintahan melakukan inspeksi mendadak dan meminta untuk menghentikan aktivitas penambangan pasir ilegal di Kampung Kuyamut, Desa Tanjung Kamuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (24/7).

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tarogong Kaler, Ipda Asep Saepudin menyatakan, inspeksi mendadak itu karena selama ini banyak laporan dari masyarakat tentang kekhawatiran bahaya dampak dari penambangan pasir tersebut, karena lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga.

“Banyak laporan dari warga soal galian ini, mereka khawatir terjadi sesuatu yang membahayakan warga,” katanya.

BACA JUGA:  Diduga Gelembungkan Suara Caleg DPR RI, PPK & PPS se Kecamatan Wongsorejo dilaporkan ke Bawaslu

Asep mengungkapkan, lokasi galian pasir di Kuyamut memang berdampingan dengan pemukiman penduduk yakni Perumahan Putri Dinar Lestari, dan setiap aktivitasnya mengganggu ketenangan warga.

Kekhawatiran warga, kata Kapolsek, takut terjadi longsor yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi jika aktivitas penambangan pasir tersebut terus dilakukan.

“Warga khawatir jika terjadi hal seperti longsor dan menimpa warga,” paparnya.

BACA JUGA:  Peringati Maulid Nabi Bupati Sidoarjo Bersama Dinas Perikanan Gelar Pasar Bandeng Murah

Menurutnya, berdasarkan rencana tata ruang kawasan penambangan di Desa Tanjung Kamuning, Kecamatan Tarogong Kaler merupakan kawasan yang dilarang adanya penambangan.

“Daerah ini bukan untuk lokasi galian, melainkan untuk lokasi penataan wilayah,” kata Kapolsek menjelaskan.

Hasil peninjauan ke lokasi penambangan itu, pihaknya telah meminta kepada pemerintah daerah untuk menghentikan aktivitas galian pasir tersebut untuk menjaga ketentraman, ketenangan dan kenyamanan masyarakat.

BACA JUGA:  Komunitas Honda Jazz Akrab Dengan Nuansa Familiar

“Kami juga memanggil pemilik Galian C atas nama saudara Jajat, serta mengimbau kepada Pemda melalui pemerintahan setempat untuk menerbitkan surat teguran kepada pemilik tambang,” tegas Kapolsek.

Warga Perumahan Putri Dinar Lestari, Yuni (25) mendukung adanya tindakan tegas dari kepolisian ke lokasi penambangan pasir yang selama ini sudah meresahkan warga perumahan.

“Kami berharap galian disini bisa dihentikan sesegera mungkin karena khawatir terjadi longsor,” tukas Yuni. (Alam)

Komentar