oleh

Kivlan Sebut Jaksa Paksa Dirinya Jangan Gunakan Pengacara Tonin

Kabartoday, Jakarta – Baru baru ini publik di kagetkan dengan pernyataan Kivlan Zen paska sidang Eksepsi di PN Jakarta Pusat beberapa hari lalu. Pasalnya, dihadapan publik, Kivlan secara blak-blakan mengatakan dengan tegas bahwa Jaksa telah merayu dan menggoda dirinya untuk membatalkan atau tidak menggunakan pengacara Tonin Tachta Singarimbun dalam kasus yang menyeret dirinya ke meja hijau.

“Saya dirayu, dibujuk oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk tidak memakai pengacara Tonin Tachta, dan Jaksa itu menjanjikan hukuman saya ringan, tapi saya bantah dan saya tolak. “Ucap Kivlan, Rabu (29/1/2020).

Kivlan juga menegaskan dirinya tidak akan menggantikan pengacara yang cukup berani ini dalam membela kebenaran. “Tonin itu pengacara yang sangat berani, dan berpihak pada kebenarana, bahkan Tonin akan membela saya sampai tuntas. “Terang Kivlan.

BACA JUGA:  Rekapitulasi Nasional, Prabowo Ungguli Jokowi di Bengkulu Selisih Tipis 2.511 Suara

Bukan hanya soal Tonin, Jaksa juga merayu dan membujuk Kivlan untuk mengakui apa yang telah dituangkan dalam BAP.

“Masa saya disuruh mengakui salah, salah saya dimana? Apakah saya harus mengakui apa yang tidak pernah saya lakukan? “Imbuhnya.

Video Blak-Blakan Kivlan Zen

Pernyataan Kivlan menjadi viral di dunia sosial media yang terekam di video berdurasi 1.37″ dan menjadi sorotan konsumsi publik. Bahkan dalam video tersebut, Kivlan juga menyebut dirinya telah diperlakukan tidak manusiawi oleh seorang dokter dari kejaksaan yang bernama Yohan Wenas Gunawan.

BACA JUGA:  KGP Bandingkan Jerat Hukum Antara Bandar Narkoba, Teroris dan Koruptor

“Saya dipukul sampai terjatuh ketika saya mau berobat. “Ucap Kivlan.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi media ini, Yohan Wenas Gunawan merupakan Dokter resmi dari institusi hukum Kejaksaan, dan Wenes juga sebagai Dokter Jaga di Rumah Sakit Bhayangkara Kelapa Dua.[]Op

Komentar