oleh

Kivlan Zen Sebut JPU Tak Mampu Buktikan Ia Bersalah

-Aktual-73 views

Kabartoday, Jakarta,- Sidang dugaan kepemilikan senjata api dengan terdakwa purnawirawan TNI Kivlan Zen, kali ini masih dengan tahap pemeriksaan saksi, digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, ditunda karena saksi Azwari tidak hadir, pada hari Jum’at, (23/10/2020).
Saksi Azwari alias Army berhalangan hadir, hanya ada saksi dari Polda Metro Jaya (Ridwan), rencananya keduanya akan diperiksa perihal “dugaan ancaman yang dilakukan oleh Ridwan kepada Azwari saat di BAP.

Majelis hakim menunda sidang. Sidang akan kembali digelar pada 6 November 2020 dengan menghadirkan Army dan Ridwan.

Kivlan sendiri mengatakan dirinya berharap mendengar keputusan Majelis Hakim memutuskan penghentian proses persidangan.

“JPU seakan memaksa diri untuk membuktikan saya bersalah. Padahal dalam persoalan uang yang ditukar di Money Changer dengan petugas bernama Regita saat itu tidak mampu mereka hadirkan.”Kata Kivlan.

Tadi saya bantah keterangan JPU bahwa staf money Changer baru saja melahirkan. Sudah lebih 3 bulan bayinya lahir dan saat ini ia di Sukabumi. Sehingga pantas saya ingin ia dihadirkan ke persidangan karena tanggal penukaran orang dolar Singapura tidak cocok dengan kenyataan yang sebenarnya. Uang Rp. 150.000. 000 itu pun bukan uang dari Habil Marati, tapi Habil hanya menambah Rp. 50 juta untuk mengadakan aksi demo kewaspadaan atas bahaya komunis di Maret 2019, “Tutup Kivlan.

Kivlan didakwa melanggar Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 56 ayat (1) KUHP. (Red)

BACA JUGA:  Ashari Taniwan Diduga Dalang Utama Dalam Import Besi Siku Berlabel SNI

Komentar