oleh

Komisi III DPRD Kab Blitar Panggil PT Greenfields Atasi Limbah Ternak

Kabartoday, Blitar – Menyoal sejumlah keluhan dan aduan dari masyarakat terkait kerugian yang dialaminya atas limbah kotoran sapi yang berdampak pada matinya ikan ikan, akhirnya komisi lll DPRD Kabupaten Blitar memanggil perwakilan PT Greenfields untuk melakukan hearing, Rabu (29/1/2020) lalu.

Sekretaris Komisi lll DPRD Kabupaten Blitar Panoto menyampaikan Bahwa pihaknya memberikan beberapa opsi ke perusahaan tersebut, diantaranya PT Greenfields harus memindahkan sebagian sapi sebagai langkah mengurangi limbah ternak.

Opsi berikutnya, agar PT Greenfields untuk sementara tidak diperbolehkan beroperasi hingga sistem pengelolaan limbah diperbaiki sampai benar-benar tidak berdampak mencemari lingkungan.

BACA JUGA:  Tim Reskrim Polsek Singojuruh Gelandang 'Mahasiswa' Pengedar Pil Trex

“Beberapa langkah yang dikemukakan PT Greenfields dalam menangani limbah ternak dinilai kurang efektif dan kurang solutif. Hingga dalam hearing di peroleh kesepakatan yaitu diberikan waktu 1 minggu bagi PT Greenfields untuk mengambil keputusan atas opsi tersebut. “Ucap Panoto.

Sementara, Heru pramono selaku Kepala peternakan menyatakan PT Greenfields akan berkomitmen dalam mengatasi persoalan pengelolaan limbah kotoran sapi yang mencemari aliran sungai genjong tersebut, namun dalam penangananya, ia membutuhkan waktu. “Dalam minggu ini kami akan mengadakan koordinasi internal. “Singkat Heru.

BACA JUGA:  Gubernur Maluku Harap Keuskupan Amboina Ikut Kontrol dan Kawal Pembangunan

Seperti diketahui, PT Greenfields adalah Perusahaan Peternakan sapi Perah penghasil susu segar terbesar di Blitar. Perusahaan yang diresmikan oleh Menteri Perindustrian pada 6 maret 2018 tersebut dibangun diatas lahan seluas 172 hektare di Desa Ngadirenggo Kecamatan Wlingi, dengan nilai investasi yang cukup fantastis sampai diangka Rp 612 milliar. Namun untuk ke sekian kali keberadaanya menuai protes warga. Hal tersebut dikarenakan sistem pengelolaan limbah yang tidak maksimal.[]Dwi

Komentar