oleh

Korban jiwa berjatuhan Rakyat Palestina butuh Bantuan

Kabartoday, Jakarta, Spirit of Aqsa (18/11/2019) – Rakyat Gaza diketahui sudah bertahun – tahun menderita, akibat dari berbagai serangan yang dilakukan oleh Israel, dengan teror dan serangan rudalnya.

Pun yang terjadi pada pekan lalu, korban berjatuhan dari masyarakat sipil Palestina di Gaza akibat dari serangan yang dilancarkan oleh Israel, berawal dari teror serangan yang menewaskan salah satu komandan pasukan perlawanan Palestina, Baha Abu Al- Atha dan istrinya

Serangan yang dilancarkan selama kurang dari 2 hari oleh Israel itu menelan korban meninggal mencapai 34 jiwa, 3 diantaranya 3 perempuan dan 8 anak – anak. Sedang korban luka – luka mencapai hingga 111 orang, 20 perempuan dan 46 anak – anak.

BACA JUGA:  Soal Limbah, DPC LPK-MS Desak Bupati Bengkulu Tutup Ijin PT CBS

Bukan hanya nyawa yang melayang, Gaza juga juga menderita kerugian materi ditengah berbagai krisis yang sudah bertahun – tahun akibat blokade Israel. Otoritas di Gaza melaporkan sekitar 500 tempat tinggal para keluarga Gaza rusak secara parsial dan 30 tempat tinggal rusak total. Hal yang membuat miris ialah disaat kesulitan ekonomi, kelaparan terlebih lagi musim dingin yang menusuk sudah mulai dan akan berlangsung berbulan – bulan kedepan.

Syaikh Dr. Aher Abul Atha, ketua Ulama Palestina Asia Tenggara, dalam press compressnya mengatakan, “kejahatan Israel dalam dua hari pada pekan lalu, bukan hanya menciptakan teror tapi penyerangan tersebut, dampak yang ditinggalkan akan lebih besar bahayanya bagi rakyat Palestina, ” ujarnya dengan menggunaka bahasa Arab yang diterjemahkan oleh Ridwan Hakim, selaku Dirut Spirit of Aqso, di bilangan Tebet Barat, Tebet, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:  Jaga Kualitas Produk Eksport, Aprindo Gandeng STCC

Spirit of Aqsa kembali menyampaikan harapan dan seruan dari rakyat Palestina yang selama ini kami temui dalam penyaluran berbagai program. Harapannya agar masyarakat Indonesia tidak melupakan mereka (rakyat Palestina) dan Masjid Al Aqsa dalam setiap doa serta ikut bergabung membantu keluarga di Gaza khususnya di program bantuan musim dingin 2019 – 2020. Program ini menyediakan berbagai kebutuhan mendesak korban serangan Israel berupa, pakaian dan pangan untuk musim dingin serta biaya medis korban luka serta renovasi rumah – rumah yang terkena dampak serangan.

BACA JUGA:  Tim Bentukan Polri Gagal Usut Pelaku Kasus Novel Baswedan

Program ini juga menyasar tujuan jangka panjang berupa bantuan untuk peserta pembinaan pendidikan generasi Palestina yang digalakkan Spirit of Aqsa, agar mereka bisa bangkit dan menyelesaikan perjuangan meraih keadilan dan perdamaian di Bumi Palestina. (Ana J)

Komentar