oleh

KSBSI “Curhat” Ke Kapolda Maluku Soal Banyak Naker di PHK Dampak Covid-19

-Daerah-52 views

Kabartoday, AMBON – Invasi pandemi Corona Virus Disease 2091 (Covid-19) sangat berdampak pada berbagai sendi kehidupan masyarakat. Salah satunya, banyak tenaga kerja (naker) sektor swasta yang dirumahkan. Bahkan ada yang harus menelan pil pahit karena diberhentikan alias PHK oleh pihak perusahaan tempatnya bekerja.

Pembatasan sosial (social distancing) maupun pembatasan fisik (physical distancing) yang diterapkan pemerintah membuat banyak aktivitas masyarakat lumpuh.

Permasalahan ini juga terjadi di Maluku dan Kota Ambon khususnya. Banyak karyawan yang sekarang mengalami tekanan ekonomi karena di rumahkan serta ada yang diberhentikan. Dengan tekanan ekonomi yang begitu berat maka bisa saja menimbulkan dampak negatif terutama pada gangguan kamtibmas.

BACA JUGA:  Desa Srijaya Mendapatkan Pembinaan Desa Wisata Melalui Program Nawa Cita

Persoalan ini disampaikan Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Provinsi Maluku Yehezkiel Haurissa ke Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Baharudin Djafar Kamis (23/4/2020).

Saat itu, Yehezkiel bersama beberapa pengurus KSBSI Maluku bersilaturahmi menemui orang nomor satu di Polda Maluku di ruang kerja Kapolda Maluku. Dalam pertemuan itu, Kapolda Maluku didampingi Dirresintelkam Kombes Pol Yosef S Joko Handono dan Dirreskrimum Kombes Pol Sih Harno.

Dihadapkan Kapolda Maluku, Ketua KSBSI Yeheskel Haurissa menyampaikan salah satu dampak penyebaran Covid-19 mengakibatkan banyak tenaga kerja yang di rumahkan sementara maupun di PHK.

BACA JUGA:  Sinergi LSM Perkara Garut dan Advokat Sikapi Kasus Warga Miskin Dijerat Utang Bank

“Dengan adanya penyebaran Covid 19, banyak tenaga kerja yang dirumahkan atau PHK yang tidak jelas. Sudah di PHK, namun banyak juga hak-hak tenaga kerja yang tidak diperoleh sebagaimana mestinya yang diatur dalam aturan ketenagakerjaan,” keluh curahan hati (curhat) Haurissa.

Terhadap berbagai persoalan yang saat ini dialami para tenaga kerja, Kapolda Maluku sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil KSBSI termasuk telah melakukan dialog dengan pihak Pemerintah Daerah Maluku terkait nasib buruh di akibat Covid 19.

BACA JUGA:  Warga Garut Keluhkan Pelayanan PDAM

“Saya berharap rekan-rekan di KSBSI, agar melihat situasi sekarang yang lagi sama-sama kita melawan Covid 19,” ujar Djafar.

Selain itu, mantan Kapolda Sulawesi Barat ini juga berharap agar setiap kegiatan yang dilakukan KSBSI agar selalu di dokumentasi dan dicatat agar nanti dapat bawa dan disampaikan dalam rapat dengan pemerintah daerah terkait permasalahan tenaga kerja di Maluku.

Jenderal polisi pendakwah ini juga berterima kasih atas kunjungan KSBSI serta jalinan kerjasama yang sudah terbangun selama ini dan sangat membantu kami pihak Kepolisian,” pungkas Kapolda. (Manuel)

Komentar