oleh

Kunjungi Anak Hydrocephalus, Kapolres Kepulauan Aru Beri Tali Asih

Kabartoday, DOBO – Menjelang Hari Bhayangkara Ke-74, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto kembali melakukan aksi sosial. Budiarto bersama istri yang juga merupakan Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Aru, Ny. Shandra Budiarto mengunjungi seorang bocah penderita penyakit hydrocephalus di Kota Dobo, Minggu (28/6/2020).

Bocah penderita hydrocephalus itu adalah Putra Imanuel Pardjala. Ia baru berusia enam tahun. Penyakit hydrocephalus ini sudah diderita sejak lahir pada Januari 2014 lalu.

Hydrosephalus adalah penumpukan cairan di rongga otak sehingga sehingga meningkatkan tekanan pada otak. Pada bayi dan anak-anak, hydroseohalus membuat ukuran kepala membesar. Sedangkan pada orang dewasa, kondisi ini bisa menimbulkan sakit kepala hebat.

Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto bersama istri menemui bocah penderita Hydrocephalus ini di kediamannya Jalan Cenderawasih, belakang SMP Kristen Dobo RT 002/RW 005 Kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau-Pulau Aru Kabupaten Kepulauan Aru.

Kedatangan sosok yang tegas dan juga dermawan ini disambut baik oleh keluarga. Suasana keakraban dan kekeluargaan begitu terasa dalam kunjungan tersebut.

BACA JUGA:  Warga Bekasi Yang ditemukan Tewas Mendadak ternyata Punya Riwayat Sakit

Saat itu, Putra dalam keadaan lemah digendong oleh Omanya (nenek-red) Waty Pardjala. Dalam pangkuan omanya, Putra hanya bisa memandang kehadiran Kapolres bersama rombongan yang datang menemuinya.

Dalam kunjungannya, orang nomor satu di Polres Kepulauan Aru memberikan bantuan tali Asih serta santunan untuk membantu biaya operasi lanjutan kedua dari anak Putra di Kota Makassar.

Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto,S.IK bersama istri Ny. Shandra Budiarto memberikan tali Asih serta santunan kepada bocah Putra Imanuel Pardjala (6), penderita hydrocephalus sejak lahir di Kota Dobo, Minggu (28/6/2020)

Melihat kondisi bocah ini dan kehidupan keluarganya, AKBP Eko Budiarto dan Istri tidak bisa menyembunyikan perasaan sedih setelah mengetahui kondisi kesehatan putra yang ditinggal orang tuanya sejak bayi.

Putra adalah bocah piatu. Ibu kandungnya Emma, telah meninggal dunia sejak Putra masih bayi. Sejak saat itu, Putra dibesarkan oleh ayah kandungnya Samuel Pardjala (45) bersama keluarganya. Samuel Pardjala adalah seorang tuagama Gereja Sinar Kasih Dobo.

BACA JUGA:  Lahirnya MOI DKI Jakarta Bukan Sebagai Penantang 

Eko Budiarto katakan pemberian tali asih dan santunan tersebut merupakan bentuk kepeduliannya kepada sesama dengan harapan dapat meringankan beban keluarga penderita hydrocephalus.

“Inilah bentuk kepedulian kita, semoga bisa sedikit meringankan keluarga Putra Imanuel Pardjala,” ujarnya Minggu (28/06/2020).

Mantan Kasubdit Kamneg Ditintelkam Polda Maluku ini juga menambahkan, selain memberikan bantuan, dia bersama istrinya juga mensupport penuh keluarga Putra agar tetap tabah dan semangat dalam merawat Putra.

“Jadi dalam kunjungan itu juga saya bersama istri yang juga sebagai Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Aru memberikan semangat kepada Putra Imanuel Pardjala untuk melawan penyakit yang dideritanya. Kami semua mendoakan semoga Putra cepat sembuh dan hidup normal seperti anak lainnya,” harap Kapolres Kepulauan Aru.

Dalam kesempatan itu, Oma Putra mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Kapolres Kepulauan Aru bersama Istri yang telah membantunya.

“Kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Kapolres dan ibu yang telah datang melihat dan membantu kami. Semoga Tuhan Yesus memberkati bapak dan ibu selalu,” ucapnya.

BACA JUGA:  Bupati Karo : Jalan Desa Sukanalu Kita Timbun, Ini Force Majeure

Keterangan dari salah keluarga, Tante Yosina Waite bahwa Putra di diagnosa mengidap Hydrocephalus sejak lahir pada tanggal 15 Januari 2014 di Ambon (Poka) tepatnya di Kos-Kosan. Saat itu orang tuanya menjalani pendidikan di Universitas Pattimura Ambon.

Adapun rencana pengobatan lanjutan akan diberangkatkan dengan menggunakan penerbangan milik TNI pada hari Selasa tanggal 30 Juni 2020 dari Bandara Rargwamar Dobo menuju Ambon. Selanjutnya mereka akan ke Makassar untuk melakukan pengobatan intensif. Putra akan didampingi opanya (kakek-red) Simon Pardjala, oma Waty Pardjala serta tante Yosina Waite.

Sebelumnya, jajaran Polres Kepulauan Aru atas arahan Kapolres Eko Budiarto juga telah memberikan sumbangan sukarela guna membantu meringankan biaya operasi adik Putra yang kedua di Makassar nanti.

Keluarga Putra Imanuel Pardjala ini sangat mengharapkan bantuan dari para donatur untuk meringankan beban keluarga. Jika ada para pembaca, siapa saja para donatur yang bersimpati dan tergerak hati untuk memberikan bantuan, dapat menghubungi ayah kandung bocah tersebut Samuel Pardjala dengan nomor kontak 082398673983. (Manuel)

Komentar