oleh

Layu Dan Mengering Bunga Yang Ditanam Rombongan Ketua PKK Karo

-Daerah-79 views

Kabartoday, KARO – Seminggu pasca Penanaman Bunga Tasbih (Canna ) yang dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Karo Sariati Boru Sitompul Terkelin Brahmana, di kawasan Jalinsum Kabanjahe – Berastagi, terlihat layu dan mengering.

Padahal Penanaman Bunga yang dilakukan Ketua Tim Penggerak PKK beserta rombongan, Jumat (28/6/2019), bertujuan agar bagian Pulau Jalan terlihat indah, khususnya di kawasan Ibu Kota Kabupaten Karo, Kota Kabanjahe.

Bahkan, Penanaman juga dilakukan sebagai penunjang terselenggaranya Festival Bunga dan Buah yang dimotori oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Karo.

BACA JUGA:  Kecemplung Korupsi, Mantan Kades Gondang Diperiksa Kejari Pemalang

Sejumlah warga yang ditemui Wartawan mengaku, kecewa dengan kondisi tanaman tersebut yang minim perawatan itu.

“Baru ditanam seminggu sudah layu dan mengering. Bahkan tidak sedikit yang mati. Hendaknya, Penanaman itu berprogram, jangan hanya menjelang ada acara saja. Usai ditanam kurang dirawat, begitulah hasilnya. Nanti kalau Kita katakan ini itu, disangka Pemerintah pula Kita sentimen. Tetapi lihatlah realitanya”, ujar M Br Ketaren.

BACA JUGA:  Miliki Sabu, Pemuda Tanggung Diciduk Satres Narkoba Polres Pandeglang

Menanggapi hal itu Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan dan Lampu Jalan, Dinas PU PR Pemkab Karo Baron Kaban, melalui telepon selularnya, saat dikonfirmasi mengatakan, Penanaman Bunga di Pulau Jalan di Kawasan Berastagi dan Kabanjahe merupakan bagian dari persiapan Festival Bunga dan Buah.

Penanaman Bunga, katanya, juga merupakan kegiatan rutin.

“Layu dan mengeringnya Bunga Tasbih dikarenakan baru ditanam”, tutupnya. (Gogo)

Komentar