oleh

Letkol Inf M.Iswan Nusi Semangati 30 Hari Membangun Desa

Kabartoday, Sidoarjo – TMMD ke 106 Kodim 0816/Sidoarjo, pada tanggal 2 Oktober sampai 30 Oktober 2019 memiliki rangkaian acara diawali pembukaan oleh Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Hingga dipenghujung acara yang dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2019 di alun-alun Sidoarjo, dengan Inspektur Upacara Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto.

“Tidak terasa sudah berjalan 1 bulan satgas TMMD ke 106 kodim 0816/Sidoarjo, telah melakukan bhakti kepada masyarakat di Desa Kupang Kecamatan Jabon Sidoarjo. “Ucap Iswan Nusi.

Semangat bergotong-royong guyup rukun kata ia telah menjadi dimensi tak terpisahkan antara rakyat dengan TNI, hal itu dibuktikan oleh Pasukan Satgas TMMD ke 106 bersama masyarakat, ini menunjukkan bahwa kehadiran TMMD sangat diterima baik oleh warga Desa Kupang.

“TMMD yang dulu sering kita kenal dengan Istilah AMD (ABRI Masuk Desa) di-era tahun 1980-an yang dicetuskan pertama kalinya oleh Jenderal M. Jusuf dengan tujuan membantu masyarakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan. “Jelasnya.

BACA JUGA:  Polresta Sidoarjo Tangkap 27 Orang Spesialis Curat, Curas dan Curanmor

Lebih lanjut, AMD juga membantu memaksimalkan potensi desa, karena desa merupakan sumber penyuplai bahan-bahan baku pangan Nasional, serta sebagai sumber ketenagakerjaan.

Dikabarkannya, keberhasilan ABRI Masuk Desa telah menjangkau pelosok desa dibeberapa wilayah di Indonesia yang tak lepas dari konsep kemanunggalan dengan rakyat yang telah menjadi ciri khas jati diri dan kepribadian ABRI.

Sejarah mencatat ABRI lahir dari rakyat, sebagaimana tertulis pengubahan istilah dari AMD (ABRI Masuk Desa) ke TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa). Berjalan seiring ABRI pada masa reformasi (1999).

Dengan berjalan waktu TMMD merupakan salah satu program terpadu TNI, khususnya TNI AD dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan infrastruktur di daerah.

BACA JUGA:  Polres Bekasi Kota Belum Mampu Ungkap Pelaku Kematian RF

Selain sasaran pokoknya yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, TMMD juga bertujuan untuk pembinaan keamanan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, khususnya di pada daerah yang belum terjangkau program pembangunan pemerintah pusat maupun daerah.

Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke 106 ini di dukung dengan kekuatan personel sejumlah 150 orang yang terdiri dari Staf dan Tim teknis Kodim 0816 Sidoarjo berjumlah 24 orang, Pemkab Sidoarjo 16 orang, Polresta Sidoarjo 2 orang, Batalyon Arhanud 8/MBC 38 orang, Batalyon Kaveleri 8/2/Kostrad 31 orang, TNI AL Lantamal V/Surabaya 31 orang, Tim teknis batalyon Zipur V/Brawijaya 3 orang, tim kesehatan Korem 084/Bhaskara Jaya dan Bintal Korem 084/Bj 2 orang.

Dalam Satgas TMMD ke 106 ini bertindak sebagai Dansatgas adalah Komandan Kodim 0816 Sidorjo Letnan Kolonel Inf Mohamad Iswan Nusi, S.H., dan bertindak selaku Dan SKK adalah Letnan Satu Arh Yoyok.

BACA JUGA:  Ahmad Yani: Anies Sukses Mengakomodasi Warga Jakarta

Terlepas dari Satgas TMMD ke 106 ini sebagai bantuan tambahan personel telah dikerahkan sebanyak 100 orang warga masyarakat Ds. Kupang yang setiap harinya membantu ikut bekerja membangunan sasaran Fisik TMMD yang telah dikoordinir oleh pihak apartur Desa setempat.

Muhamad (43 th) selaku kepala Desa Kupang yang turut mensukseskan acara tersebut mengatakan dirinya bersama warga desa Kupang memberikan apresiasi tinggi hingga terbentuknya komitmen membangun bersama untuk bangsa.

“Kegiatan satu bulab ini tentunya menjadi motivasi dan contoh baik, untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada TNI yang telah membantu membangun Desa kami. Sebagai kepala desa dan atas nama warga masyarakat, kami tidak bisa berikan apresiasi dan hormat kami. “Ulasnya.[] Try Agust

Komentar