oleh

LMP Lampung Timur Kecam Industri Minyak Mentah Kelapa Sawit Langgar Perda

Kabartoday, Lampung Timur – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lampung Timur kembali mendapati laporan masyarakat setempat. Pasalnya, perusahaan industri sejak 2017 beroperasi melanggar Peraturan Daerah (Perda) tetap terjadi.

Dari sebelumnya, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) ilegal dibiarkan terjadi. Kali ini perusahaan Industri minyak mentah kelapa sawit pun berdiri dan berproduksi diluar Perda Lampung Timur Nomor 4 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Menurut Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (Macab LMP) Lampung Timur, Amir Faisol meminta kepada Pemerintah Kabupaten agar tegas menegakan Peraturan Daerah yang telah dibuat dan saj menurut hukum.

BACA JUGA:  Penyerangan Hakim di Ruang Pengadilan Merusak Keluhuran

Menurut Amir Faisol, Rabu (13/11/2019), PT Tunas Baru Lampung TBK yang posisinya terletak di wilayah Kecamatan Sukadana mulai beroperasi pada tahun 2017 telah dengan jelas melanggar pasal 37 Perda Nomor 4 2012, dimana perusahaan tersebut tidak semestinya berada diwilayah Sukadana.

“Itu pabrik industri sudah beroperasi sejak 2017, sedangkan perda Lampung Timur telah diberlakukan sejak 2012, lalu mengapa Pemkab tidak melakukan tindakan sesuai Perda, karena itu kami meminta tegas agar pabrik itu ditutup, “tegas Amir Faisol.

BACA JUGA:  Polsek Belik Dianggap Tak Serius Tangani Kasus Penganiayaan Priyanto 

Perihal beroperasinya pabrik seluas 18 hektar itu dibenarkan Amin dan Widodo karyawan sekaligus HRD PT Tunas Baru Lampung tbk, sejak Tahun 2017, pabrik tersebut mengolah bahan memtah kelapa sawit.

Pihak DPMPTSP Kabupaten Lampung Timur belum dapat dimintai konfirmasinya, hingga berita ini diterbitkan.[]Rbs

Komentar