oleh

Luka Sayatan Golok Nyawa Yanti Tak Tertolong, Ini Penjelasan Kabidhumas Polda Banten

Kabartoday, SERANG – Kisah pilu Yanti seorang ibu dari lima anak yang tega dibunuh oleh suaminya menyisakan tangis bagi keluarganya. Sang suami Taufik kelahiran Palembang 1983 yang tak lain pelaku pembunuhan terhadap dirinya kini tengah pengejaran aparat kepolisian.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang Kota dan Polsek Padarincang memburu pelaku pembunuhan pada Rabu (15/5/2019) kemarin yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P, SIK membenarkan hal tersebut.

BACA JUGA:  K.H. Ahmad Shobri Lubis: Memilih Pemimpin Jelas Diatur Dalam Islam?

“Ya, pelaku pembunuhan di Padarincang, Kabupaten Serang kini tengah dalam pengejaran,” ujar AKBP Edy Sumardi saat dikonfirmasi Kabartoday.co.id, Kamis (16/5/2019).

Guna melengkapi berkas penyidikan, Satreskrim Polres Serang Kota telah mengajukan otopsi ke RSUD Drajat Prawira, Kota Serang.

“Dari hasil otopsi, korban mengalami luka robek dibagian leher dan dada sebelah kanan. Kemudian memar ditangan serta luka tusukan di leher yang memutus pembuluh darah besar diduga terkena sayatan benda tajam,” ungkap Edy Sumardi.

BACA JUGA:  Peringatan Hari Lahirnya Pancasila MIN 1 Padangsidimpuan, Kodrat Bangsa lndonesia Adalah Keberagaman

Dari informasi yang didapat, motif pelaku mengakhiri dengan keji istrinya tersebut karena desakan ekonomi. Dari pernikahan mereka telah dikaruniai lima anak. Dua diantaranya bersama korban dan pelaku, serta 3 anak dititipkan kepada nenek korban.

“Dugaan sementara adalah faktor ekonomi. Dibumbui sering terjadinya cekcok, mungkin habis kesabaran pelaku kemudian mengakhiri hidup istrinya sendiri,” tandasnya.(Boim)

Komentar