oleh

Marak Penipuan Promo Tiket Online di Facebook Wartawan Demokratis Menjadi Korban

Kabartoday. Jakarta – Jangan sembarangan bertransaksi online di Media Sosial Facebook, karena banyak sekali penipuan. Memang tak semua travel yang menawarkan jasa adalah menipu tapi akibat perbuatan si palsu, akhirnya yang asli kena imbasnya.

Tawaran promo tiket pesawat memang sangat menggiurkan, foto-foto dipajang menantang padahal boleh dapat dari Google, selain itu harganya pun sangat murah agar orang tertarik membeli tiket dengan harga murah, mereka tak menerima system COD (Cash on Delivery) tapi biasanya minta uang muka. Lalu dengan alasan setelah uang di terima, tiket akan segera dikirim, calon korban diminta melunasi.

BACA JUGA:  Hery Pemerhati Sosial Dan Hukum Sorot Gudukan Tanah Di Ruas Jalan

Promo tiket murah

Para penipu yang menawarkan promo tiket murah memang licik sekali. Jika pembeli melunasi atau ngotot minta barang tiba di tangan baru bayar sisanya, maka akhirnya sama saja, uang melayang dan semua kontak diputuskan oleh pemilik akun.

Kali ini wartawan Demokratis Ganda Muda Sirait yang berkedudukan di Gedung Dewan lantai III, mengalami hal serupa di mana ketika melihat dilaman face book ada tiket promo dengan nama tiket pesawat promo / tour. Ada gambar wall face booknya, Lalu mencoba menghubungi dan diberikan nomor hp: 085298610290 yang sudah terafliasi dengan whatsapp.

BACA JUGA:  Kapolres Sarapan Nasi Krawu Bareng Warga Pelabuhan

Dari komunikasi melalui chat whatsapp, Korban diberikan nomor rekening untuk transfer uang ( Bank BTPN ) dengan nomor rekening : 90014839546. Setelah itu korban disuruh mentransfer sejumlah uang 2.9 juta untuk mendapatkan kode.bookingnya pesawat untuk keberangkatan tgl 20 januari 2020. Medan – Jakarta PP.

Tanpa rasa curiga Korban pada tanggal 11 Januari 2020 melakukan transfer uang senilai Rp 1.249.640 Kode : 213 – BTN Atas nama Arissa Sabilla sesuai nomor rekening yang di berikan.

Kemudian korban melakukan transfer kembali sebagai sisa pembelian tiket melalui Bank BRI Unit cabang tanah abang, namun setelah semua pembayaran lunas, pemilik akun face book maupun pemilik nomor handphone tidak bisa lagi di hubungi.

BACA JUGA:  Manajer Kebun PTPN III Rantauprapat Terpapar Covid-19, Dirawat Intensif Di Ruang Tusam RSU Sri Pamela Tebing Tinggi

Akibat kerugian yang timbul, Korban Ganda Muda Sirait membuat laporan Dengan nomor laporan polisi :
TBL/199/I/Yan 2.5/ 2020/SPKT PMJ, Akibat Kerugian yang di timbulkan, melalui pemberitaan kabartoday,  korban akan meminta pertanggung jawaban Bank BTPN dalam menjamin dana nasabah, sesuai Undang undang perbankan, karena pada saat Bank BTPN menerima nasabah harus melakukan koreksi atas kebenaran data calon nasabah. [] A. Rachman

Komentar