oleh

Martahan Martin Bantah Dirinya Hina Profesi Wartawan

Kabartoday, Riau – Advokad Martahan Martin Purba membantah dirinya telah menghina profesi wartawan. Hal itu dinyatakannya saat dikonfirmaai beberapa wartawan pada tanggal 28 Juli 2019.

Ketidakpuasan atas keterangan sepihak dan berdasarkan bukti rekaman yang di miliki Kepala biro Media Group Gementara, akhirnya pada tanggal 30 Juli 2019, Kepala Biro Media Kabartoday.co.id Riau, Kepala Biro Media Harapan Rakyat Kabupaten Kampar dan Pempinan Redaksi Borgolnews.com pun mengkonfirmasi lansung kepada Dr. Martahan Martin Purba SH.MH, atas dugaan penghinaan Profesi Wartawan.

Dalam pertememuan tersebut, Martahan Martin menjelaskan hasil perbincangannya.

“Awalnya begini ya, Saya di telpon oleh saudara Rudi, pada saat itu saya masih ibadah, lalu saya katakan nanti ya. Tak berselang lama, dia telephon saya lagi dan menanyakan soal Pelanggaran Pasal 263 tentang Pemalsuan Dokumen. Saya menjelaskan bila memang ada bukti dan saya melakukan tindakan tersebut silahkan buat saja laporan, lalu saya jelaskan ke dia, anda belum tau saya ya? “beber Martahan.

BACA JUGA:  Dimasa Pandemi Corona, Riza Patria Sikapi Tuntutan Aksi FWJ

Martahan kembali menjelaskan yang dimaksud anda belum tau saya itu adalah ucapan dengan maksud kata-kata dirinya adalah seorang pengacara yang siap tunduk dan taat terhadap aturan Hukum yang ada di Negara ini.

Pada saat itulah kata Martahan, oknum wartawan itu menghardik dirinya dengan kata-kata kasar dan tidak mencerminkan seorang Jurnalis yang mengdepankan azas Demokratis sesuai dengan kode etik.

BACA JUGA:  Mau Antar Sabu, Eh.... Malah Dilipet Polsek Tambora

“Llu dia melontarkan kata-kata kasarnya kepada saya, mau kau hantu, mau kau setan dan apa latar belakangmu saya tidak perduli!!!!…. “Ucap wartawan tersebut yang ditirukan Martahan Martin.

Menurut Martahan, ucapan seorang wartawan itu begitu kasar, maka ia mengakui terpancing dan mengatakan “Kalau kau Wartawan Profesional tak mungkin kau begitu, atau kau Wartawan abal-abal ya? atau karena engkau tidak dapat makan, makanya anda menelpon saya? Cara kerja anda tidak serperti Media Kompas dan Riau Pos, itu yang saya katakan terhadapnya, jadi bukan saya mengatakan Wartawan itu Kurang makan dan atau Media nya itu Abal abal, maksud ucapan saya itu ke personal ya. “Jelas Martahan Martin.

BACA JUGA:  Tiga Oknum Wartawan Berprofesi Ganda Terlibat Mengendalikan Judi Togel di Tapung Hulu

Ia juga menyayangkan atas tuduhan dalam pemberitaan media tersebut mengulik mantan istrinya. Bahkan Martahan menilai adanya unsur-unsur kepentingan yang akhirnya dapat menjatuhkan kreadibilitasnya.

“Semua terkesan di dramatisir, bahkan ada oknum yang sudah mencoba meminta barang-barang kepada saya, ini bukti chatnya (sambil menunjukkan Chat nya di dalam Handling), namun saya tetap berjiwa besar. “Paparnya.[] Pajar.

Komentar