oleh

Memanas… Kinerja Polsek Cibarusah Dipertanyakan, Pelapor Kades Sirnajati Jadi Terlapor

Kabartoday, Bekasi – Tidak terima dilaporkan korban atas penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oknum Kades Sirnajati Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, pihaknya melapor balik dengan dugaan pasal 170 terhadap Hata.

Sebelumnya perseteruan antara Hata warga Cibarusah telah melaporkan Kades Sirnajati H. Ridwan Sunarya Cs ke Polsek Cibarusah atas penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oknun Kades beserta rekan-rekannya tersebut tanggal 31 Desember 2018 lalu.

Skenario kembali terjadi oleh otak atik oknum Kades Sirnajati Cs dengan alibi dirinya lah yang dikeroyok oleh Hata. Maka pada hari Jum’at (8/3/2019), sekitar pukul 13/30 Wib, Polisi memanggil Hata untuk dimintai keterangan atas laporan Oknum Kades Sirnajati.

BACA JUGA:  Honorer K2 Pendukung Prabowo-Sandiaga Diujung Tanduk

“Kami mendampingi Hata sebagai klien kami untuk memenuhi panggilan penyidik Polsek Cibarusah terkait adanya laporan balik oleh Kades Sirnajati. “Ucap Anju saat di konfirmasi wartawan, Sabtu (9/3/2019).

Sebelumnya diberitakan bahwa polisi telah melakukan olah TKP, dan didapati ada skenario pemutar balikan fakta yang dilakukan Kades Sirnajati Cs. Dalam reka Ulang tersebut, dikatakan Anju, Kliennya yakni Hata di intimidasi dan disuruh mengakui kalau ia memukul Kades Sirnajati dengan sapu lidih sehingga wajah si kades babak belur.

“Dalam reka ulang di TKP yang dilakukan pihak polsek Cibarusah terkesan mengada-ngada, dan memainkan skenario untuk memutar balikan fakta. Bahkan dalam reka ulang tersebut, kami selaku kuasa hukum Hata tidak diberitahukan, dan ini terkesan ada penggembosan hukum yang dilakukan oknum Kades Sirnajati H. Ridwan Cs dengan oknum polsek Cibarusah. “beber Anju.

BACA JUGA:  Jokowi Unggul di Tangsel, Prabowo Merajai 7 Wilayah lainnya di Banten 

Lebih lanjut dikatakan Anju, penyidik polsek Cibarusah harus memutuskan dulu status hukun bagi Kades Sirnajati H Ridwan Sunarya Bin Tiong alias H Samid. Karena kliennya Hata telah melaporkan terlebih dulu kasus ini, dan tiba-tiba laporan si Ridwan Kades Sirnajati diterima oleh polsek Cibarusah.

“Logikanya dimana itu penyidik polsek Cibarusah, laporan kliennya ajah masih terkatung-katung dan belum ada kepastian hukum, loohhh tiba-tiba klien kami dipanggil atas laporan si Kades itu. Aneh S.O.P kepolisian ini. “protes Anju.

Anju juga menjelaskan terkait pemanggilan kliennya Hata pada hari Jum’at (8/3/2019), Penyidik mencecer Hata dengan 18 pertanyaan. “intinya bahwa Hata tidak pernah melakukan pengeroyokan terhadap kades Sirnajati, bahkan sebaliknya, Kades Sirnajati Cs lah yang telah melakukan penganiayaan dan pengeroyokan kepada Hata. “Ungkap Anju.

BACA JUGA:  Kapolres Gresik Hadiri Upacara HUT Provinsi Jatim Ke-74 di Halaman Kantor Pemkab

Dijelaskan lebih rinci oleh Anju, bahwa pihaknya punya bukti-bukti foto tidak adanya luka lebam di wajah Kades Sirnajati saat itu, “jika Ridwan (kades Sirnajati.red) melapor dengan fakta terbalik, dan berskenario bahwa dia yang dikeroyok, kami meyakini bahwa laporan Kades Sirnajati si Ridwan itu adalah laporan Palsu. Bahaya untuk si Kades itu dan oknum Polisi yang menyertakannya. “Papar Anju.(Tom/red)

Komentar