oleh

Menghina TNI Dalam Orasinya, Robertus Robet Ditangkap Polisi

Kabartoday, Jakarta – Robertus Robet seorang aktivia Hak Asasi Manusia (HAM) yang juga sebagai Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pagi tadi, Kamis (7/3/2019) ditangkap Polisi.

Robet dijemput paksa dan dibawa ke Mabes Polri untuk menjani pemeriksaan terkait orasinya menghina TNI yang sempat Viral Video orasinya di sosial media.

Beredarnya video orasi Robet yang berdurasi 7:19 menit itu, ada di depan durasi ia menyanyikan lagu Mars ABRI dalam di depan Istana Negara pada Kamis (28/2/2019) lalu dengan lirik yang diubah telah menjadi sorotan publik dan di duga ia telah menghina TNI.

BACA JUGA:  Petugas Lapas Binjai Gagalkan Penyelundupan Narkoba

Salah seorang tim pendamping hukum Robertus Robet, Yati Andriyani, juga membenarkan jika Robet ditangkap.

Robet dijemput polisi di kediamannya, di perumahan Mutiara blok DA No 1 Rt 1 Rw 13 Kel Sukmajaya Kec Sukmajaya Kota Depok, pada pukul 00.05 Wib.

Dikabarkan sebelumnya, pada pukul 00.05 Wib, Tim Saber Mabes Polri yang dipimpin AKP Riki Sihaputar (Ka Subnit Tim 2 Tindak Siber Mabes Polri) tiba dirumah kediaman Robet.

BACA JUGA:  Pengacara Direktur PT TAB Sebut Jaksa Agung Tuding Kliennya

Awalnya Pengacara Nurcholis dan Robet sendiri menolak untuk dibawa ke Mabes Polri, dengan alasan untuk dikeluarkannya terlebih dahulu surat tugas penagkapan terlebih dahulu.

Setelah Tim saber Mabes Polri menunjukan surat penangkapan dan meminta Robet untuk menunjukan baju yang di pakainya pada saat orasi, tetapi Robet tidak mau.

Nurcholis menyatakam keberatan atas penangkapan Robet, namun pihak polisi menjelaskan bahwa ini tugas dan dijelaskan di kantor Mabes Polri saja nanti, di Jalan Trunojoyo Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

BACA JUGA:  Hans Suta Menilai Beda Tajam 02 dan 01

Polisi membawa Robet ke Mabes Polri menggunakan mobil Pribadi Innova Warna Silver, dengan Nopol B 8805 QH, dan di dampingi oleh pihak pengacara dan rekan-rekan Robet menggunakan mobil Avanza hitam dengan nopol B 2650 KCC menuju Mabes Polri.(Op/red)

Video terkait

Komentar