oleh

Menjawab Surat Kedutaan RI Dari Den Haag Belanda Tentang MoU Sister City

-Aktual-44 views

Kabartoday, KARO – Kerjasama antara Sister City Zundert Belanda – Kabupaten Karo kembali dilanjutkan, dengan menekankan inti kerjasama pada Kualitas Pengolahan Air Minum dan Pertanian.

Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MM saat bertemu dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Minggu (7/7/2019) Pukul 14.30 WIB disela – sela memenuhi undangan Pesta Pernikahan Anak Rektor USU Prof Dr H Runtung Sitepu di Hotel Santika Medan meminta Bupati Karo agar kembali menindaklanjuti atau menghidupkan lagi Sister City antara Pemkab Karo dengan Walikota Zundert.

Hal itu diungkapkan Parlindungan Purba, mengingat sebelumnya dia berangkat ke Kota Zundert Belanda dalam rangka kunjungan kerja selaku Anggota DPD RI, selama dalam kunjungan ke Walikota Zundert, mengetahui bahwa Zundert Belanda ada menjalin MoU dengan Kabupaten Karo terkait “Sister City”.

BACA JUGA:  PTAI Gelar Diskusi, Sikapi Bangsa Pasca Pemilu 2019

Untuk itu, senator Parlindungan Purba meminta Kabupaten Karo segera menanggapi Surat yang telah dikirim oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag kepada dirinya Nomor : 131/Ek /DB/V/2019 Tanggal 3 Mei 2019, tentang peluang tindak lanjut Sister City Zundert – Kabupaten Karo sejak Tahun 2016 lalu yang telah diteruskannya Via Whatsaap kepada Bupati Karo.

Menurutnya, Program dan Kerjasama tersebut sangat bagus. Sebab, Sister City merupakan suatu konsep penggandengan Dua Kota yang berbeda Negara dan Wilayah untuk menjalin Hubungan Budaya dan Kontak Sosial antar Penduduk.

Dikatakannya, terjalinnya hubungan Sister City umumnya punya persamaan keadaan Demografi dan masalah – masalah yang dihadapi, selain berguna untuk Program Pertukaran Pelajar dan Kerjasama di Bidang Budaya dan Perdagangan, Pertanian maupun Alih Tekhnologi.

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH dalam kesempatan itu mengucapkan, terimakasih kepada Parlindungan Purba SH MM Anggota DPD RI yang telah memberikan informasi tersebut, sekaligus telah meneruskan vVa Whatsaap terkait surat yang telah dikirim Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, melalui DPD RI ke Pemkab Karo sebagai tanggapan tindak lanjut Mou “Sister City” Tahun 2016 lalu dan terakhir sudah diperpanjang lagi hingga Tahun 2019.

BACA JUGA:  Penetapan Tersangka Kades Sirnajati, Polisi Masih Memanggil 3 Saksi Lain

Untuk itu, sambung Terkelin, dengan adanya Surat ini segera akan Kita sampaikan kepada OPD terkait agar dapat diberikan tanggapan terkait “Sister City”, sebab MoU ini sebelumnya sudah ada, sejak Tahun 2008 – 2013 dan 2013 – 2016 hingga terakhir 2016 – 2019 ini.

“Iya, Kita akan tindaklanjuti segera, Kita tahu Sister City, Zundert – Kabupaten Karo ada kesamaan Konsep Budaya dan Perdagangan, termasuk Belanda ada Bloemencorso (Parade Bunga), sedangkan di Kabupaaten Kaaro ada Festival Bunga dan Buah yang saat ini di Berastagi sedang digelar. Demikian juga diketahui Pemerintah Zundert Ahlinya Pengolahan Air, mungkin bisa nanti Kita kerjasamakan membenahi PDAM Tirta Malem. Nah kesamaan ini yang akan Kita Subtansikan dan adakan perencanaan kedepan, agar kerjasama tersebut terus berlanjut”, ucapnya.

BACA JUGA:  Lecehkan Wartawan, Advokad FWJ Akan Gugat PJA dan Oknum Panit Polsek Pademangan

Sekedar mengingatkan, lanjut Terkelin, Tahun 2008 Bupati Karo Drs Kol (Purn) DD Sinulingga, Nota Kesepakatan dengan Walikota Zundert. Kerjasama ditekankan pada Alih Tekhnologi dalam hal meningkatkan Kulitas Pengelolaan Air Minum dan Bidang Pertanian. Bahkan saat itu, Bupati Karo dan rombongan sudah bolak balik ke Belanda dan sebaliknya Walikota Zundert Belanda pun sudah datang ke Kabupaten Karo. (Gogo)

Komentar