oleh

Merasa Dijebak Emak -Emak Pendukung Prabowo – Sandi ini Ngamuk

Kabartoday, Jakarta – Ini jebakan…. Ini jebakan…. Mana panitia yang bertanggungjawab diacara ini… Begitulah teriakan relawan 02 diacara Konsolidasi pendukung Prabowo-Sandiaga Uno di D Hotel, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Kericuhan tersebut disebabkan setelah mendengar pernyataan selamat kepada pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih.

Pembacaan ucapan itulah yang membuat para relawan 02 marah dan merasa dijebak. Keributan terus berlanjut dan mendapat penolakan atas pembacaan selamat untuk Presiden terpilih Jokowi-Ma’ruf Amin.

BACA JUGA:  Gara-Gara Salam Dua Jari, 3 Karyawan Hotel Di Adukan Pendukung Jokowi ke Polisi

Pantauan media ini, seorang ibu paruh baya bahkan menangis histeris dan mulai menarik spanduk agenda yang terpasang di depan ruangan sebagai bentuk penolakan.

“Kami tidak pernah setuju untuk mengucapkan selamat kepada pasangan Jokowi-Maruf, “teriak seorang relawan yang diikuti hampir seluruh relawan 02 yang hadir.

“Tolak!!! Kami menolak, ini konsolidasi jebakan, siapa yang buat acara ini. “Tegas relawan lainnya.

Kericuhan yang berjalan hampir 5 menitan ini mulai mereda ketika salah seorang relawan menenangkan pihak yang terpancing emosi.

BACA JUGA:  Masuk Ke Gudang KPU Bekasi, Istri Mantan Danjen Kopasus Di Polisikan

Relawan yang mayoritas kumpulan ibu-ibu tersebut kemudian membubarkan diri.

Anggota Gerakan Emak-emak Tanpa Batas, Florenitia (Florens) mengaku tidak mengetahui topik pembicaraan dalam konsolidasi relawan tersebut.

Diakuinya sejak awal konsolidasi relawan ini membicarakan langkah relawan Prabowo-Sandi selanjutnya paska putusan KPU yang memenangkan pasangan Jokowi-Maruf sebagai capres dan cawapres terpilih.

Namun Florens menyayangkan ada teks naskah yang dibuat entah oleh siapa yang menuliskan ucapan tersebut.

BACA JUGA:  BPN Prabowo Tolak Hasil Penetapan KPU, Selisih Suara Terpaut hampir 17 Juta, Jangan...Jangan...

“Jujur ya, kami katakan bahwa para relawan masih terpukul atas keputusan MK tersebut. “Ungkap Florens.

Sementara ketua pelaksana konsolidasi, Anhar, mengaku tidak mengetahui pihak yang membuat surat pernyataan tersebut. Anhar mengatakan hanya bertanggungjawab untuk konfirmasi kehadiran para tamu undangan.

“Saya salah satu penanggungjawab acara, namun saya tidak tahu siapa yang buat surat pernyataan itu. Saya siap bertangungjawab, “tegasnya.(Anna/Bbg)

Komentar