oleh

Mie Ayam Bu Iin Layani Pelanggan Dengan Prokes

Kabartoday, Bogor – Seorang perempuan yang bernama Iin (46) sudah menggeluti usaha bakmi ayam selama tiga tahun lebih, perempuan asal Bogor ini sudah memiliki dua anak dari pasangan Asley pria kelahiran Bogor Tahun 1967. Usaha tersebut di rintisnya dimulai 2017 silam yang di bantu oleh anak keduanya di Villa Bogor Indah 2 Blok FF , Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.

“Usaha ini muncul dari ide saya sendiri, karena kuliner termasuk hoby saya, sebelum-sebelumnya sudah menggeluti usaha apa saja seperti salon, butik, dan lain-lain,” kata Iin Sutinah kepada wartawan, Sabtu (03/4/2021).

Masih sambung Iin, saya hanya jualan setiap hari weekend (Sabtu dan Minggu) saja menunya seperti Mie Ayam Keripik Pangsit, Mie Ayam Bakso, Mie Ayam Ceker, Mie Ayam Komplit dan Alhamdulillah saya bisa menabung bersama suami untuk menabung untuk jenjang kuliah anak ke 2 saya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Aksi Demo Damai Warga Sungai Bambu

Demikian juga menurut penuturan Viktor (46) selaku konsumen langganan mie ayam Bu Iin, setiap hari weekend saya selalu mengunjungi kedai Bu Iin untuk menyalurkan hobi kulinernya di Bakmie, memang saya hobi penikmat mie ayam dari sejak duduk di bangku sekolah dasar,” ceritanya.

“Makanya ketika saya mencoba makan di kedai ini saya menemukan kemestry dengan miliki citra rasa yang mantap, maknyos, untuk harga standar kok, terlebih yang punya gaul dan ramah,” ulas Viktor.

BACA JUGA:  Gubernur DKI Anies Baswedan Sediakan Hotel Untuk para Tenaga Medis Covid 19

“Di masa pandemi dirinya mengaku agak sedikit terkendala karena sempat 2 (Dua) bulan tidak berjualan karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro dari pemerintah Kota Bogor, dan sekarang usahanya sudah kembali normal, Saya bersyukur usahanya kembali normal dan terima kasi kepada pelanggannya kembali datang dari wilayah sekitaran Kota Bogor untuk datang ke kedai Mie Ayam Bu Iin Maknyoss,” tutup Iin []AGG

BACA JUGA:  Satgas TMMD Kodim 0816/Sidoarjo Gelar Sosialisasi Tentang Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme

Komentar