oleh

Misteri Kematian Parulian Hutapea, Diduga Diracun

Kabartoday, Jakarta – Misteri kematian Parulian Hutapea seorang Pimpinan redaksi dari media Lensaperistiwa.com mengundang banyak tanya dan terdapat kejanggalan atas ditemukannya korban sudah tak bernyawa didepan ruko Kp. Sampora Desa Jaya Sampoerna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, jawa barat pada hari Jum’at (12/4/2019), sekitar pukul 17.30 Wib.

Meninggalnya Parulian Hutapea mengundang keprihatinan rekan-rekan pers di Indonesia, bahkan muncul pemberitaan menyebutkan isu negatif atas meninggalnya pimpinan redaksi lensaperistiwa.com ini.

Aktivis wartawan dan juga penanggungjawab dari Media Today Group Indonesia, Mustofa Hadi Karya yang sering disapa bung Opan akhirnya angkat bicara. Ia menilai kematian Parulian ada skema skenario dan banyak kejanggalan.

“Kita sangat prihatin dan belasungkawa atas tragedi yang menimpa sahabat, dan rekan satu profesi sampai merenggut nyawa. Kami juga mengkaji skema video korban ditemukan di depan ruko itu, dugaan kami ada unsur skenario pembunuhan walaupun tidak menggunakan fisik atau benda tajam. “Ucap Opan saat dikonfirmasi usai rapat evaluasi kajian investigasi di Jakarta, Senin (15/4/2019).

BACA JUGA:  Gara-Gara Kambing, Oknum Kades Sirna Jati Aniaya Warganya sampai Babak Belur

Lebih lanjut kata Opan, di dalam video yang sempat viral beberapa waktu lalu, terlihat korban (Parulian Hutapea.red) tergeletak di depan ruko dengan kondisi terlentang dan ID card wartawannya yang sudah tidak bertali berada di atas perut korban.

“Perhatikan posisi korban, jika polisi mendapatkan keterangan dari Aseng (aceng.red) bahwa korban pingsan dirumahnya dan kemudian dibawa dengan mobil lalu diletakan di pinggir jalan pas di depan ruko itu, apa masuk akal? “Ulas Opan.

BACA JUGA:  Polres Pemalang Ungkap Kasus Penipuan dengan Modus Penggandaan Uang

Dikatakan Opan, semua akan menjadi terang benderang jika polisi menahan Aseng (aceg.red) sementara ini dan memanggil kawannya Parulian yang menurut kesaksian Aseng (aceng.red) bahwa kawannya korban kabur, dan tiba-tiba Parulian jatuh pingsan. Hal kedua yang sangat tidak masuk akal, polisi menyebut ada sejenis obat untuk penyakit jantung di saku celana korban saat ditemukan di TKP.

“Kami akan mendetailkan kajian-kajian investigasi ini dalam waktu dekat, karena banyak kejanggalan yang terjadi atas meninggalnya Parulian Hutapea. “Ucap Opan.

Sementara hasil investigasi tim di TKP, para saksi mengatakan korban di temukan oleh pemilik warung yang tidak mau di sebutkan namanya sore itu.

BACA JUGA:  9 Bus Kades Kabupaten Pemalang Tiba di GBK

Awalnya diklarifikasi bahwa pemilik warung tidak mendengar ada teriakan maling sebelum warga sekitar menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa.

Sedangkan informasi yang menyebar diberbagai pemberitaan bahwa Parulian Hutapea diteriaki maling, dan ada juga dibawa oleh sekelompok orang pake mobil dan dibuang dipinggir jalan depan ruko.

Kejadian ini tentunya membuat warga sekitar geger, karena ada sosok mayat tergelatak yang hanya beridentitaskan ID card wartawan saja.

“Perlu digaris bawahi bahwa perisitwa kematian Parulian memang tergolong misteri, namun kami akan mengungkap kebenaran atas kejadian ini. Dugaan kami kuat, Parulian Hutapea mati dibunuh dengan Racun detak Jantung atau sejenisnya. “Ungkapkan Opan.(Tom)

Video terkait

Komentar