oleh

MUI Maluku dan Kapolres “Kumpul” Ustad dan Imam Masjid Kota Ambon

-Daerah-342 views

Kabartoday, Ambon – Di awal bulan Ramadhan 1440 Hijriah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku bersama Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Sutrisno Hady Santoso mengumpulkan para Ustad dan Imam masjid se-Kota Ambon. Ajang ini dihadiri juga Ketua MUI Kota Ambon Muhamad Rahanyamtel.

Pertemuan yang sekaligus sebagai ajang silaturahmi para tokoh umat agama Islam ini dilaksanakan Rabu (8/5/2019) di lantai II Kantor MUI Maluku, jalan Hasanuddin kawasan Kapaha Kota Ambon.

Ketua MUI Maluku Dr. Abdulah Latuapo,M.Pd.I mengatakan, tujuan pertemuan dengan seluruh Ustad dan Imam Masjid se-Kota Ambon ini untuk mempererat tali silaturahmi dengan Kapolres Pulau Ambon dan Pulau Lease serta sesama tokoh umat Islam.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh umat yang hadir karena dengan kerja keras memberikan arahan serta himbauan kepada umat sehingga pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden 17 April lalu di Maluku khususnya di Kota Ambon dapat berlangsung dengan baik, aman dan lancar.

BACA JUGA:  ASN Kemenag Masuk Nominasi 5 Besar 'Essay', Hujan Apresiasi Banyak Kalangan

“Alhamdulillah, proses Pemilu di Maluku secara umum bisa berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya.

Ia mensyukuri hal ini karena bisa menepis prediksi pemerintah pusat yang menilai Maluku menjadi salah satu daerah rawan dalam perhelatan pesta demokrasi yang digelar setiap lima tahun ini.

Aman dan tertibnya Pemilu di Maluku ini kata Latuapo tidak terlepas dari peran penting para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang selalu menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kondusifnya situasi Kamtibmas di lokasi masing-masing.

Ia mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bersama-sama mencermati dinamika politik yang terjadi pasca pilleg dan pilpres. Harapannya agar semua pihak dapat menahan diri menunggu pengumuman penetapan hasil rekapitulasi dari penyelenggara dalam hal ini KPU pusat.

Latuapo meminta kepada semua pihak agar tidak melakukan tindakan yang melanggar konstitusi dan bisa berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA:  Tak Kantongi Ijin Resmi, Polisi Grebek Gelanggang Permainan di Batam, Ini Komentar Rudi Sah Indra

“Mari kita sama-sama terus jaga situasi kamtibmas ini agar tetap kondusif dan mari kita jadikan Maluku sebagai laboratorium perdamaian kehidupan antar umat beragama yang bukan hanya berskala nasional tetapi juga si dunia internasional,” pintanya.

Ia ungkapkan bahwa cukup banyak utusan dari luar negeri datang ke Ambon dan Maluku untuk mempelajari bagaimana caranya orang Maluku dan khususnya Kota Ambon bisa menjaga dan merawat kehidupan damai antar umat beragama. Menurutnya, ini merupakan salah satu ikon kebanggaan yang harus terus dipertahankan.

Ditempat yang sama, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Sutrisno Hady Santoso,S.IK mengawali pembicaraan dengan menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih kepada seluruh tokoh agama yang memainkan peranan penting hingga Pemilu dapat berjalan dengan aman dan tertib.

Selanjutnya ia jelaskan hingga kini situasi kamtibmas pasca pemilu dalam keadaan kondusif.

“Sampai sekarang, situasi kamtibmas dalam keadaan kondusif. Saya berharap, kita bersama-sama dapat mempertahankan keadaan ini seterusnya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Siap Sukseskan Pilkada Serentak 2020, Kapolres Kepulauan Aru Tegaskan Netralitas Polisi

Ia ungkapkan saat ini ada upaya dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab mau memanfaatkan bulan suci Ramadhan menjadikan masjid sebagai tempat provokasi serta seruan-seruan yang menghasut di media sosial.

“Ini harus kita tangkal bersama karena bingkai kita jelas yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu saya berharap para ustad dapat memberi himbauan yang menyejukkan dalam tausiyah,” harap orang nomor satu di jajaran Polres Ambon ini.

Jika ada isu-isu atau berita negatif serta provokasi di medsos, ia berharap masyarakat jangan langsung percaya. Hendaknya dapat ditanyakan kepada aparat keamanan terdekat.

Perwira menengah polisi dengan pangkat dua melati si pundaknya berharap sebagai agama dengan pemeluk terbesar di Indonesia, umat Islam diminta untuk tetap proaktif ikut menjaga keamanan negara dengan menghindari aksi-aksi anarkis main hakim sendiri. (MAL)

Komentar