oleh

Nafsanalisa 57, Mental Virus dan Anti Virus

Teori dzarroh yang disodorkan Al Qur’an dalam surat zilzalah nampaknya menemukan aksinya pada salah satu mikroba patogen yang hidupnya bergantung pada inang bernama virus

Karena bentuk kehidupannya belum sempurna maka ia seperti sosok manusia yang cuma setengah setengah ilmunya namun bersikap sombong dan sok pinter

Tentu sangat berbahaya

Begitupun virus yang dari kandungan maknanya berarti racun yang tumbuh subur dan menyebabkan infeksi pada semua sistem yang imunitasnya rendah

Seirama dengan mental setan yang tumbuh subur pada sistem yang imannya rendah begitu pun virus menyasar semua sistem yang imun nya rendah tak terkecuali mereka orang kota ata desa, kasta sosial tinggi atau rendah

Mewabahnya Corona yang mengguncang dunia nampaknya layak di hadirkan pertanyaan :

Apakah Corona itu virus atau anti virus..?

BACA JUGA:  DPR RI Minta Pemerintah Kaji Peraturan Menteri Keuangan No 120 Tahun 2017

Jawabannya bergantung pada kesediaan kita menerima fakta sejarah yang menghadirkan kisah timbul dan tenggelamnya peradaban dari mulai zaman nabi Nuh as kaum tsamud, Ad dan yang lain hinggaa pada kisah Fiksi bharatayuda

Semua nya terdeteksi sebagai cara alam melakukan seleksi siapa saja yang berhak menjadi pengelola yang baik dan bijak

Bahwa kemudian ada peradaban yang di sapu banjir bandang zaman Nuh dan hany Nuh as dan pengikutnya yang selamat atau seperti kisah kaum Ad yang cerdas hingga mampu membangun peradaban matrealistis namun justru menjadikannya sombong

Sesaat ada keanehan berupa langit pekat dan dikatakan oleh kaum Ad ” itulah awan panjang menandakan sebentar lagi hujan akan turun untuk menyiram taanah taanaman kita memberi minum kepada binatang binatang ternak kita”

BACA JUGA:  Fadli Zon: Debat Capres II Akan Jadi Panggung Prabowo

Nabi Hud as justru menyangkal dan berkata kepada mereka “itu bukan awan yang membawa Rahmat tetapi awan yang akan membawa angin Samin yang akan menewaskan kamu semua angin yang penuh dengan siksa yang sepedih pedihnya”

Apa yang terjadi kemudian ?

Angin dahsyat menerjang dan menerbagkan serta membumi hanguskan semua simbol peradaban kaum Ad selama tujuh malam delapan hari hingga tak tersisa sedikitpun ( QS Al haqqah 6-8 )

Dan faktanya Nabi Hud as dan pengikutnya yang tetap saja tinggal di rumah aman aman saja seakan-akan angin tahu bahwa didalam nya ada orang orang beriman dan taat kepada Allah

Memaknai narasi sejarah yang demikian nampaknya tidaklah tabu jika dikatakan Corona adalah anti virus dan manusia justru virusnya

BACA JUGA:  Ancol dan Kreavi Buka Sayembara Re-Branding Pulau Bidadari

Kenapa..?

Karena berdalih kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi manusia memperkosa alam dan menguras sumberdaya nya demi memuaskan libido keserakahannya hingga alam merasa tidak nyaman akibat menumpuknya sampah industri dan kemaksiatan

Simak peringatan Allah dalam surat zilzalah ” bahwa terjadi proses ketidak seimbangan alam akibat eksploitasi dan eksplorasi matreal nya hingga manusia kebingungan mencari jalan keluarnya sampai datang dzarrah yang justeru membuatnya frustrasi”

Walhasil

Jika Corona anti virus maka ia sedang bekerja membersihkan virus yang bertahta dalam kesombongan peradaban manusia

Semoga kita adalah bagian dari kaum Hud yang selamat dari Corona angin topan

Mohon maaf jika pendapat kami salah

Selamat pagi Indonesia….!

KH. Thaha Muntaha, pengasuh Ponpes Minhajut Thulab, Krikilan Glenmore Banyuwangi Jawa Timur

Komentar

News Feed