oleh

Ngaku LSM Topan RI, Suriani Akan Lapor Polisi

Kabartoday, PEKANBARU – Sekelompok oknum mengaku-ngaku sebagai anggota LSM Topan RI wilayah Bengkalis Riau. Oknum yang berinisial YS dan BD cs ini diduga terlibat dalam lingkaran setan penggelapan, pemalsuan dokumen dan korupsi dana Usaha Ekonomi Desa-Simpan Pinjam (UED-SP) di Desa Serai Timur, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis-Riau.

Sepak terjang para sekelompok oknum itu telah ramai dibicarakan dan mencuat dibeberapa media Online baik nasional maupun lokal.

Modus para oknum ini dengan mendatangi masyarakat Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, dan meminta sejumlah dokumen sebagai persyaratan meminjam di UED SP.

Bukan sejumlah uang yang di dapat masyarakat, akan tetapi warga menjadi korban para oknum tersebut dengan indikasi penggelapan, pemalsuan dokumen dan melakukan korupsi massal dana UED-SP yang bekerjasama dengan para pengurus koperasi dan kepala desa di desa tersebut.

BACA JUGA:  Masyarakat Papua di Jakarta Bakar Batu Sebagai Simbol Kerukunan dan Rasa Syukur Atas Dilantiknya Presiden dan Wakil Terpilih

Sebelumnya dikabarkan, para oknum LSM Topan RI dengan berseragam lengkap layaknya Jaksa itu menjanjikan kepada masyarakat akan membawa kasus UED SP ke pihak berwajib untuk dakukan Pengusutan secara hukum.

Namun setelah para oknum tersebut berhasil menguasai dokumen pengaduan masyarakat, mereka itu mendatangi pengurus koperasi dan kepala desa, hingga berhasil menakuti-nakuti para pengurus dan kepala desa Tasik Serai Timur.

Menurut sumber, mereka menawarkan kerjasama perdamaian agar para pelaku penggelapan, pemalsuan dokumen masyarakat dan korupsi dana UED-SP tidak diproses secara hukum.

Masyarakat yang merasa tertipu oleh ulah para oknum LSM Topan RI tersebut akhirnya buka mulut.

Menanggapi permasalahan itu Sekretaris Wilayah DPW LSM TOPAN RI, Suriani Siboro, angkat bicara.

BACA JUGA:  Anti Bakar Duit, Anterin Punya Prinsip " Indonesia Bangkit "
Oknum yang ngaku-ngaku sebagai anggota LSM Topan RI, dan Advokad

“Pihak kami tidak mengetahui para oknum yang mengaku pengurus dan anggota LSM Topan RI yang dimaksudkan. Karena pihaknya tidak pernah memberikan mandat DPC TOPAN-RI Mandau, tapi hanya DPD Kabupaten Bengkalis yang di Pimpin Sdr. Isnadi dan Romy.

Suriani juga menyebut tidak ada anggota LSM Topan RI yang dimaksud warga dan rekan-rekan media itu, “kami pengurus yang resmi akan laporkan mereka yang mengaku-ngaku sebagai anggota LSM Topan RI, dan melakukan pemerasan, penipuan dan memalsukan data warga. “tegasnya.

Dijelaskan Suriani, jika benar adanya ada oknum yang mengaku anggota dan pengurus LSM Topan RI selain Isnadi dan Romy Pengurus DPD Kota Bengkalis, silahkan dilaporkan saja ke penegak hukum.

“Laporkan saja mereka para oknum itu yang mengaku sebagai anggota LSM Topan RI. “Katanya, Senin (8/4/2019) di Kantor Walikota Pekanbaru.

BACA JUGA:  Komunitas Honda Jazz Akrab Dengan Nuansa Familiar

Ia juga merasa dirugikan oleh para oknum tersebut dengan mencemarkan nama baik LSM nya, dan akan mengambil sikap tegas.

“Dalam waktu dekat kami akan melakukan konferensi pers serta membuat laporan ke pihak kepolisian atas perilaku oknum LSM Topan RI. “jelasnya.

Sementara oknum yang mengaku penasehat LSM Topan RI saat ini berada di Jakarta dan juga berprofesi sebagai Advokat katanya. Melalui komunikasi Video Call Via WhatsApp, oknum tersebut juga mengancam wartawan dalam pemberitaannya.

“Nanti aku kirim buktinya. Jika aku lihat besok masih ada berita itu di mediamu, saya akan laporkan dan somasi. “ancam oknum anggota LSM Topan RI yang juga mengaku sebagai advokat itu.(Anas/Pjr,Tim Red)

Komentar