oleh

Ngeriiiii Bila Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Terjerat Riba

Kabartoday, Jakarta – Komunitas Usaha Kecil Menengah (UKM) Aliansi Perdagangan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), komunitas perempuan WISE Women dan PPLIPI (Persatuan Perempuan Lintas Profesi Indonesia) melaksanakan kegiatan bersama mengambil tema pengenalan ekonomi syariah bagi para pelaku UKM.

Pada kesempatan kali ini, Senin (25/2/2019) pagi mengambil tema acara membahas Riba dan bahayanya diselenggarakan di coffee shop One Teaspoon, Gedung smesco Indonesia lantai Basement 1.

Tema kajian tentang Riba ini disampaikan oleh KH. Hafidz Abdurrahman yang juga Pengusaha dan Pengelola Pondok Pesantren di Bogor.

BACA JUGA:  Jalan Sehat, Ribuan Relawan Kab Pemalang Siap Menangkan 02

 

Anto Suroto, Ketua Umum APIKI, mengatakan, “Pengetahuan tentang pengertian riba dan bahayanya bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) sangat penting karena sehari-hari mereka melakukan kegiatan ekonomi dan sering terkait transaksi yang melibatkan perbankan”.

Disampaikan dalam kajian, bahwa perekonomian saat ini dilaksanakan dengan sistem kapitalis bahwa dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan untung yang sebesar-besarnya.

BACA JUGA:  Kasatlantas Tanjungbalai Dituding Bungkam Sama Wartawan Dan Blokir Nomor HP Awak Media, PWI Angkat Bicara

Selama barang dan jasa dengan sistem kapitalis itu akan merusak nilai “barokah” dari usaha yang dijalankan, demikian penjelasan Ustadz KH Hafidz Abdurrahman.

Ustadz KH Hafidz Abdurrahman

Yang kedua janganlah melihat masa sekarang dan masa lalu, maka marilah
kita bisa menyiapkan masa depan , baik secara ekonomi maupun Kehidupan dengan mendorong untuk Perubahan lebih baik lagi (Hijrah Hidup Tanpa Riba).

Sejarah “Riba” Salah satu sebabnya karena mereka suka menjalani dengan sistem riba dari orang-orang Bangsa Yahudi.

BACA JUGA:  Mr Kan Sebut Hanya di Jaman Jokowi Rangkap Jabatan dan Bagi-Bagi Kekuasaan Merajalela

“Dengan jelas jika kita telah memiliki ilmu dengan Kajian tersebut semoga UMKM/UKM/IKM dan kehidupannya,
agar menjadi pertimbangan untuk dapat menentukan baik dan buruknya dapat menentukan rumah tangga dan wirausahanya agar lebih tepat dan halal mendapatkan rizki dari usahanya,” tutup Anto Suroto, Ketum APIKI yang turut hadir dalam acara tersebut.

Anto Suroto selain selaku Ketua Umum APIKI, ia juga sebagai salah seorang
Pelaku Usaha Industri Kreatif yang cukup berhasil.(Hsw/red)

Komentar