oleh

NY Dikeroyok Sampai Meninggal, 2 Pelaku Berhasil Di Bekuk Jajaran Polres Metro Bekasi Kota

Kabartoday, Bekasi – Polsek Bekasi Kota jajaran Polres Metro Kota Bekasi mengelar konferensi pers pukul 14.00 Wib terkait kasus di muka umum secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang lain yang mengakibatkan matinya seseorang, acara yang dipimpin oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H, Kasat Reskrim Hery Purnomo, S.I.K., S.H didampingi Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari, Senin (25/1/2021).

Berdasarkan LP/22/K/I/2020/SPKT/Restro Bks Kota 2021 pada hari Kamis tanggal 21 Januari 2021 sekitar pukul 04.00 WIB, saat korban Noviantika Yahya bersama dengan 7 (tujuh) orang temannya sedang jaga parkiran di TKP (parkiran depan) sepeda rodalink jl. Kalimalang Jakasampurna Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, tiba-tiba datang dua orang pelaku Timotius Reselwab alias sinyo bersama Aminadap alias Ogan. Karena merasa kesal pelaku Timotius langsung memukuli korban Noviantika Yahya secara berulang-ulang dan di ikuti oleh pelaku Aminadap alias Ogan ikut memukuli korban hingga jatuh pingsan, yang akhirnya muka korban mengalami luka memar, kemudian korban sempat mendapat pertolongan dari para saksi di tempat kejadian untuk dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan pertolongan,” beber Kombes Pol Aloysius Suprijadi kepada wartawan.

BACA JUGA:  Dampak Covid-19, Kapolres Kepulauan Aru Beri Bantuan Sembako ke Warga

Setelah di rawat Di RSUD Kota Bekasi pada hari sabtu pada 23 januari 2021, korban Noviantika Yahya akhirnya meninggal dunia karena mengalami luka yang serius,” ungkap Aloysius.

Pelaku Timotius reselwab alias Sinyo kelahiran Tuteran 28 Mei 1983, berstatus karyawan swasta warga Jatimakmur dan Aminadap alias Ogan kelahiran Maluku Tenggara 24 Agustus 1995 berstatus penggangguran, warga Jatimakmur Kota Bekasi pada hari Kamis tanggal 21 januari 2021 sekiranya pukul 10.00 Wib para pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian berdasarkan barang bukti 1 buah rekaman cctv dan 1 helai baju korban yang sudah berlumuran darah.

BACA JUGA:  171 Penumpang KM Nggapulu Debarkasi Ambon Masuk Karantina Antisipasi Covid-19

Para pelaku diduga telah melakukan tindak pidana dimuka umum secara bersama-sama, melakukan tindak kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan matinya seseorang sebagai  dimaksud dalam pasal 170 ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun penjara,”ucap Kombes Aloysius. []TOM

Komentar