oleh

Opan Ketum FWJ Desak Polisi Tangkap Pelaku Aniaya 2 Wartawan

Kabartoday, Bekasi – Terkait penganiayaan dua orang Wartawan oleh warga Kampung Bugis, RT 022 / RW.008 Dusun III, Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi yang di beritakan oleh salah satu media reportika.com, bahwa kejadian tersebut berawal saat awak media sedang melakukan konfirmasi terkait adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) Program Pemdaftaran Tanah Sistim Lengkap (PTSL) di Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

Begitu juga pernyataan Mustofa Hadi Karya alias Opan aktivis sekaligus penggiat pers dan salah satu Ketua Umum DPP FWJ, dirinya mengecam keras atas terjadinya kriminalisasi 2 wartawan di Bekasi, Jawa barat.
“Kita percayakan kasus ini di tangani oleh pihak Polsek Cabang Bungin, resort Polres Kabupaten Bekasi karena jelas jurnalis sebagai pilar ke-4 demokrasi,” ujar Opan di Jakarta, (16/3/2021).

Masih sambung Opan, kita kawal prosesnya biar menjadi efek jera bagi para pelaku oknum-oknum yang mengkrimalisasi jurnalis di aentero negri ini. Karena polisi sebagai pengayom, pelindung, melayani masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA:  Seorang Pria Ditusuk Sekelompok Tak Dikenal Di Jalan TMP Taruna

Karsim menjelaskan, dengan terjadinya penganiayaan dua orang Wartawan yang bernama Sundang Barnas dari Media Nusantara Bersatu News dan Karsim / Oglong Media SKU Meltropolitan, namun menurut pengakuan Sundang Barnas bahwa penganiayaan pada dirinya bersama Karsim, mereka telah mendatangi kediaman Samin Kobra untuk meminta keterangan terkait adanya dugaan Pungli PTSL di Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin, belum sempat bicara untuk melakukan konfirmasi, namun Samin Korbra langsung berkata kepada awak media, “Media kalau mau konfirmasi sonoh sama orang Desa, Wartawan cuma cari receh jangan di sini, ucap Samin Kobra dengan nada tinggi sambil menarik baju Karsim Wartawan Media SKU Metropolitan,” jelas Karsim.

BACA JUGA:  Ngaku LSM Topan RI, Suriani Akan Lapor Polisi

“Kemudian datang seseorang yang bernama Nato adik dari Samin Kobra langsung menarik tangan dan menampar wajah Sundang Barnas, kedua Kakak beradik itu seolah-olah beringas dan terus memaki-maki Sundang Cs dengan suara lantang,” papar Karsim.

Dengan kejadian tersebut Sundang Barnas bersama teman-teman langsung melapor ke Polsek Cabangbungin atas penganiayaan Sundang Barnas di bawa Ke R.S Bhakti Husada Cikarang untuk melakukan Visum dari penganiayaan tersebut Sundang Barnas telah mengalami luka lebam di bagian wajah akibat tamparan dari tangan Nato,” ungkap Sarim.

BACA JUGA:  Pengadilan Tinggi Jakarta Dikepung Massa Ahmad Dhani

Atas kejadian Wartawan tersebut di aniaya oleh Warga Kampung Bugis, RT 022 / RW.008 Dusun III, Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, maka Polsek Cabangbungin telah mengeluarkan Surat Keterangan Polisi No Pol : 8/1/3/2021/Sek-Cb atas penganiayaan tersebut Pelaku dikenakan Pasal 351 KHUP dan Kapolsek dapat segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan Pelaku. []AGG

 

Komentar