oleh

Panasonic Gobel Kriminalisasi Jufrizal, Pitra Romadoni dan FSPMI Desak KY Awasi Majelis Hakim

Kabartoday, Jakarta – Ratusan massa yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar aksinya terkait kriminalisasi terhadap Jufrizal aktivis buruh Panasonic Bekasi.

Aksi solidaritas yang digelar di depan gedung Komisi Yudisial (KY), Rabu (27/2/2019), massa menuntut tiga (3) hal; pertama; Periksa Jaksa Penuntut dan Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi terhadap kasus Jufrizal. Kedua; Awasi majelis hakim yang menyidangkan kasus Jufrizal di PN Bekasi. Ketiga; Bebaskan Jufrizal aktivis buruh yang di kriminalisasi Panasoni Gobel Energi Indonesia.

Perwakilan aksi diterima Imron, SH., staf ahli Komisi Yudisial diruang pertemuan Komisi Yudisial Lantai 1, Jl. Kramat Raya No. 57 Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019) pukul 10.30 -12.15 WIb.

BACA JUGA:  Di GOR Bulungan, Eggi Sudjana Gaungkan Prabowo-Sandi Menang
Pitra Romadoni Nasution, Kuasa Hukum Jufrizal

Kuasa hukum Jufrizal, Pitra Romadoni Nasution meminta KY lebih tegas dalam lakukan pengawasan dan memantau majelis hakim soal permasalahan hukum yang dihadapi Kliennya Jufrizal. “Permasalahan yang dihadapi Jufrizal sebenarnya bukan permasalahan hukum, ini ada unsur dipaksakan. “Ucap Pitra.

Dihadapan Imron, SH., Staf ahli Komisi Yudisial, Pitra membeberkan peristiwa yang dihadapi kliennya tahun 2016 lalu. “Jufrizal tidak pernah menggelapkan 1 unit kendaraan seperti yang dituduhkan Panasonic, mobil itu diberi pinjam ke Jufrizal sebagai operasional, dan mobil itu ada di Panasonic. “kata Prita.

BACA JUGA:  Rekapitulasi Nasional, Prabowo Ungguli Jokowi di Bengkulu Selisih Tipis 2.511 Suara

Lebih lanjut diakui Pitra, bahwa adanya tuduhan membalik namakan kendaraan tersebut atas nama kliennya, itu tuduhan bohong. “Bohong itu, sampai detik ini klien saya tidak pernah membalik namakan unit itu atas dirinya. “tegas Prita.

Sebelumnya, kejadian yang menimpa Jufrizal aktivis buruh terjadi di tahun 2016. Polisi tanpa adanya alat bukti kuat telah menetapkan Jufrizal sebagai tersangka. Hingga pada tanggal 13 Februari 2019, Jufrizal dijemput paksa dan dijadikan tahanan titipan Kejaksaan Bekasi.

“Ini jelas oknum anggota Polres Bekasi, oknum JPU dan Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi telah lakukan kriminalisasi terhadap Jufrizal. Saya akan laporkan hal ini ke Jamwas dan Propam Mabes Polri nanti. “Ancam Prita.

BACA JUGA:  Dua Juta Lebih Pemudik Motor Melintas Karawang 

Sementara Imron, SH., Staf Ahli Komisi Yudisial (KY) saat ditemui kabartoday.co.id di kantornya menyarankan agar di bentuk tim pemantauan terhadap kinerja Majelis Hakim. “Nanti bentuk tim pemantauan yaa… Kita liat kinerja hakim dalam mengambil keputusan sesuai amanah Undang Undang. “rinci Imron.

Imron, SH., Staf Ahli Komisi Yudisial RI

Imron juga meminta kepada Pitra Romadoni selaku kuasa hukum Jufrizal dan rekan-rekan FSPMI segera kirimkan ke KY bukti-bukti rekaman, foto yang menyatakan tidak bersalahnya Jufrizal.(Op/An)

Komentar