oleh

Paranormal Kontroversi (Ki Gendeng Pamungkas) Tutup Usia

Kabartoday, Jakarta,- Paranormal Isan Masardi alias Ki Gendeng Pamungkas, menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Mulia, Jalan Pajajaran, Kota Bogor pada Sabtu 6 Juni 2020.

Jenazah Ki Gendeng pamungkas dibawa ke rumah duka di Sawangan, Depok pada pukul 16.47 WIB. “Iya Ki Gendeng meninggal, tadi saya diberitahu security (bagian) dalam jam 14.54,” kata Nur Ichwan, petugas keamanan yang berjaga di luar RS Mulia.

Adang Yani besan Ki gendeng pamungkas, mengatakan paranormal yang sempat mencalonkan diri jadi Wali Kota Bogor itu meninggal setelah menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Mulia selama tiga hari, karena komplikasi penyakit diabetes dan jantung.
Ki Gendeng semasa hidupnya sering kali membuat kontoversi, salah satu yang membuat dirinya berurusan dengan polisi karena konten SARA
Polda Metro Jaya menangkap paranormal Ki Gendeng Pamungkas karena kasus dugaan ujaran kebencian pada tahun 2017. Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya saat itu, Ajun Komisaris Besar Akhmad Yusep Gunawan, mengatakan Ki Gendeng ditangkap karena merekam dan menyimpan video antiCina.

BACA JUGA:  Keberadaan Dewan Pengawas Diperlukan Agar KPK Tak Semau Gue

Akhmad menceritakan, penangkapan terhadap Ki Gendeng dilakukan pada Selasa, 9 Mei 2017, sekitar pukul 23.00 WIB. Tersangka ditangkap di rumahnya di Jalan Tanah Merdeka, Perumahan Bogor Baru Blok D IV Nomor 45, RT 07 RW 01, Kelurahan Tegal Lega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Polisi menjerat Ki Gendeng dengan Pasal 4 huruf b juncto Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Tersangka juga dijerat Pasal 156 KUHP. Ki Gendeng diduga memproduksi dan menyebarkan kebencian terhadap etnis Cina. (Anna)

BACA JUGA:  Keluarga Eggi Sudjana dan Kivlan Zen Berharap Polisi Kabulkan Penangguhan

Komentar