oleh

Pemkab Bekasi Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro

KabarToday, Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, akhirnya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bekasi, Uju, dalam rapat evaluasi pelaksanaan PSBB di wilayah Kota/Kabupaten Bogor, Depok, dan Bekasi yang dipimpin langsung oleh Ridwan Kamil, selaku Gubernur Jawa Barat, Senin (14/9/2020).

Dijelaskan Uju, dilihat dari zona per 7 September hingga 13 September 2020 yang diperoleh dari Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bekasi masuk dalam risiko tinggi penyebaran Covid-19.

BACA JUGA:  Aliansi jurnalis Tangerang kecam kekerasan terhadap wartawan

“Sesuai data per hari ini, dapat kami laporkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 1.417 orang, sembuh lebih dari 1.200 orang, dan meninggal dunia sebanyak 48 orang,” ujarnya.

Perubahan status zona yang terjadi belakangan ini, dia jelaskan karena banyaknya kontak erat dengan klaster industri yang terjadi kemarin. Untuk menekan penyebarannya, maka ini juga sudah didukung dengan pengawasan pulang kerja serta dilakukan test PCR.

BACA JUGA:  Air Mata Anggota Iringi AKBP SHS Tinggalkan Mapolresta Ambon

“Tes PCR sudah berjalan dibeberapa perusahaan, itu sesuai dengan arahan Pak Gubernur,” ungkapnya.

Tak hanya itu, unsur forkopimda seperti Kapolres dan Dandim Kabupaten Bekasi juga sudah meminta dan melakukan kunjungan ke beberapa kawasan industri untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

PSBM akan diterapkan untuk melihat wilayah dan berbagai aktivitas yang memungkinkan akan menimbulkan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA:  Empat Kali Mangkir Kejari Gresik Tetapkan Sekda Menjadi Tersangka

“Iya, kita akan melakukan pemetaan wilayah serta aktivitas, sehingga bisa mengoptimalkan pengawasan,” tutupnya. (tom)

Komentar

News Feed