oleh

Pemda DKI Undang Asosiasi Parkir Bahas Pergub

kabartoday, Jakarta – Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo) diundang rapat oleh Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI, di ruang rapat Executive Lounge, Lantai 16, Gedung Dinas Tehnis Abdul Muis, Jakarta Pusat, Kamis besok, 21/3.

Rapat tersebut akan membahas dua masalah. Pertama, Rancangan Peraturan Gubernur tentang Perubahan Peraturan Gubernur Nomor 102 Tahun 2013 tentang Penyediaan dan Penyelenggaraan Fasilitas Parkir di Luar Ruang Milik Jalan.

Kedua rencana Pemungutan Biaya Parkir melalui pembayaran secara non tunai.

BACA JUGA:  Tak Siap Kalah Caleg PDIP Meninggal Dunia dan Caleg Nasdem Dilarikan Ke RS

“Undangan itu menunjukkan Aspeparindo mulai dikenal, sekaligus bentuk apresiasi Pemda kepada kami, “jelas Kepala Divisi Hubungan Antar Lembaga, Marlon Brando SH.

Menurut Brando, meski baru dideklarasikan, anggota Aspeparindo memiliki “jam terbang” dalam mengelola parkir, terutama di Perumda Pasar Jaya.

“Ada puluhan anggota kami yang mengelola parkir di Pasar Jaya. Jadi wajar jika Aspeparindo dijadikan nara sumber di rapat tersebut,” jelas Brando pada awak media.

BACA JUGA:  Kehidupan Bernegara dan Bermasyarakat Pasca Oktober 2019

Terlebih, lanjut Brando, dalam audiensi dengan instansi di jajaran Pemda DKI, Aspeparindo memperkenalkan aplikasi e-parkir yang real time, baik soal jumlah kendaraan maupun nilai nominalnya.

“Jadi semua bisa dipantau oleh pemangku kepentingan,” tutur Brando, yang didampingi Pembina Aspeparindo, Chandra Rahayu Manggih.

Brando menyebut, e-parkir dengan pembayaran non-tunai ini dilakukan oleh Aspeparindo di Pasar Rawa Bening, Jakarta Timur.

BACA JUGA:  Ancol dan Kreavi Buka Sayembara Re-Branding Pulau Bidadari

“Mungkin inilah kami diundang jadi nara sumber oleh Dinas Pajak dan Retribusi Daerah, “jelas Brando mengakhiri.(Tfk/Op)

Komentar