oleh

Pemdes Selorejo Salurkan BLT DD Pada 102 KK

Kades Selorejo Drs. Edi Subiantoro

KabarToday, BLITAR – Saat ini, pemerintah daerah dan pemerintah desa tengah melakukan optimalisasi penggunaan Dana Desa (DD) untuk pencegahan serta penanganan virus corona atau Covid-19. Langkah tersebut merupakan instruksi dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Hakim Iskandar.

Demikian halnya program kegiatan yang dilakukan Desa/Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Kepada media ini, Kepala Desa (Kades) Selorejo Drs. Edi Subiantoro mengatakan, jika DD bisa digunakan untuk penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Namun menurutnya, semua program kegiatan harus disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan berdasar tingkat kebutuhan penanganan.

BACA JUGA:  Hari Lansia Nasional, Puskesmas di Banyuwangi Beri Pelayanan Khusus

“Untuk level pencegahan Covid-19, pemerintah desa dapat menggunakan Dana Desa guna mengedukasi masyarakat di wilayahnya. Seperti mengkampanyekan pola hidup sehat dan bersih serta pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT). Namun semuanya harus di sesuaikan dengan kondisi riil di lapangan,” urai Edi.

Dikatakan Edi, dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid -19, Pemdes Selorejo bersama tiga pilar dengan didampingi relawan,tokoh masyarakat dan BPD, telah menggelar kegiatan pembagian 4500 masker gratis, melakukan penyemprotan disinfiktan ke lingkungan RT/RW, penyemprotan fasilitas umum dan perkantoran, membagikan disinfiktan kepada masyarakat, serta melakukan sweping masker di pasar desa.

BACA JUGA:  Jelang pemilu PPK Cibodas Gelar BimTek PPS dan KPPS

Dikatakanya pula, pada kegiatan penyaluran BLT DD yang direalisasikan pada tanggal 13 Maret 2020 lalu, Pemdes Selorejo mengalokasikan anggaran DD sebesar Rp.183.600.000,- atau 24,56% dari jumlah total DD yang ada, untuk di salurkan kepada 102 orang penerima manfaat. Dengan rincian masing-masing penerima mendapatkan BLT sebesar Rp.600.000,- per bulan dan akan dialokasikan selama 3 bulan.

“Penyaluran BLT tersebut sesuai dengan petunjuk pelaksanaannya mas, yaitu diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak virus corona. Masing- masing penerima manfaat berhak mendapat bantuan sebesar Rp.600.000,- per bulan. Kemudian bantuan tersebut akan diberikan selama 3 bulan. Ini merupakan upaya pemerintah pusat, dalam hal ini Kemdes PDTT melalui APBDes Selorejo. Tujuannya untuk membantu mengurangi beban masyarakat yang kurang mampu dan kehilangan mata pencaharian akibat himbauan pemerintah, yaitu pembatasan aktivitas di luar rumah karena adanya virus corona. Kita harapkan dengan adanya bantuan tersebut bisa meringankan pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat yang kehilangan penghasilan,” pungkas Edi kepada media ini. (dwi arm)

Komentar

News Feed