oleh

Pemilih Berpendidikan Rendah Pilih Jokowi, Yang Berakal Sehat Pilih Prabowo 

Kabartoday, JAKARTA – Lembaga survei Center for Strategic and International Studies (CSIS) menemukan bahwa latar belakang pendidikan pemilih Prabowo-Sandi lebih tinggi ketimbang Jokowi-Ma’ruf.

Sebanyak 57,3 persen pemilih Jokowi-Ma’ruf berlatarbelakang pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), sementara pemilih Prabowo-Sandi di jenjang pendidikan itu hanya 28 persen. Sebanyak 1,1 persen belum menentukan jawaban dan 13,5 persen tidak menjawab.

Di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), pemilih Jokowi-Ma’ruf 45,8 persen, Prabowo-Sandi 39,9 persen dengan 1,3 persen belum menentukan pilihan dan 13,1 persen tidak menjawab.

BACA JUGA:  Pengamat Ekonomi Indef Menilai Indonesia Masih Produktif

Prabowo-Sandi unggul di tingkat pemilih perguruan tinggi. Pada strata ini, pemilih pasangan capres nomor 02 tersebut mendapat dukungan sebesar 42,5 persen, Jokowi-Ma’ruf 35,2 persen. Sebanyak 1,6 persen belum menentukan pilihan dan 20,7 persen tidak menjawab.

“Jadi tampak sekali pemilih Jokowi berasal dari pendidikan rendah dan menengah sementara Prabowo berlatarbelakang Diploma dan Universitas,” kata peneliti CSIS, Arya Fernandes di Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019).

BACA JUGA:  Baru Satu Bulan Proyek Jalan Hot Mix Kecamatan Curug Rampung, Sudah terlihat Rusak

Dari segi profesi, sebanyak 58,5 persen petani dan nelayan memilih Jokowi, sementara Prabowo-Sandi hanya 27 persen.

Pemilih tertinggi dari Prabowo-Sandi sebanyak 48,2 persen berprofesi sebagai PNS dan guru, Jokowi-Ma’ruf hanya 33,7 persen.

Survei CSIS dilakukan pada 5-13 Maret 2019. Responden survei sebanyak 1.960 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Penarikan responden dilakukan secara acak menggunakan metode multistage random sampling. CSIS mengklaim membiayai sendiri survei tersebut.

BACA JUGA:  Djudju Purwantoro Desak Bawaslu Sikapi Tuntutan UNRAS Alumni UI

Margin of error survei CSIS sebesar plus minus 2,21 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.(Beb)

Komentar