oleh

Pemkab Sorsel Bayar Tanah Rp. 1,7 M Untuk Bangun Makodim

-Daerah-250 views

Kabartoday, Sorong Selatan – Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan menyiapkan anggaran Rp. 1,7 miliar untuk membayar tanah yang akan dipergunakan untuk membangun Markas Komando Distrik Militer (Makodim).

Tanah yang dibebaskan seluas delapan hektar itu milik dua marga (keret) asal Sorong Selatan yaitu marga Aru dan marga Yafle.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sorong Selatan Edith D Tamaela menjelaskan Pemkab Sorong Selatan telah menyepakati harga pembayaran pembebasan delapan hektar tanah tersebut sebesar Rp. 1,7 miliar.

BACA JUGA:  Akibat "Senior (Senang istri orang) Pria Ini ditemukan Bonyok - bonyok

“Pemerintah telah menyepakati harga dengan pihak pemilik tanah sebesar Rp. 1,7 miliar. Namun untuk pembayaran dilakukan bertahap dengan menyesuaikan keuangan daerah,” jelasnya Senin (27/5) usai bertatap muka dengan dua keluarga pemilik tanah di Teminabuan, Sorong Selatan.

Tamaela ungkapkan untuk pembayaran tahap pertama, Pemkab Sorsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 500 juta dan telah diberikan kepada dua marga pemilik tanah yang diwakili Tonci Aru.

Penyerahan uang pembayaran tahap pertama ini sesuai Berita Acara Serah Terima Uang Nomor 900/006/KESBANGPOL-SS/V/2019 tertanggal 24 Mei 2019, dimana pihak Pemkab diwakili Marthen Nebore selalu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

BACA JUGA:  Kodim 1504/Ambon Gelar Donor Darah Hadapi Pandemi Covid-19

Usai penyerahan uang tersebut, Tamaela berpesan kepada dua marga penerima agar dapat mempergunakan dana tersebut dengan sebaik baiknya.

“Kami berharap agar uang ini kiranya dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” tandasnya.

Di tempat yang sama Thonce Aru yang adalah pemilik hak atas tanah adat menyampaikan pemerintah telah menyerahkan dana senilai Rp 500.000.000 untuk tahap pertama.

BACA JUGA:  Polresta Tangerang Bikin Garis Jaga Jarak Motor Mirip Dengan Garis Start MotoGP

“Bagi kami ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di segala bidang,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan agar dalam seleksi penerimaan anggota TNI-AD bisa merekrut anak-anak putra daerah khususnya marga Aru dan Yafle.

Dalam penyerahan dana ganti rugi tersebut turut hadir Asisten I Kabupaten sorong Selatan Yoseph Bles, Kepala Distrik Wayer Yonias Kaisala, serta pemilik hak ulayat di antaranya Obet Aru, Aser Yafle. (HS)

Komentar