oleh

Pemkot Blitar Kaji Penerima Beras Pasang Sticker

Kabartoday, Blitar – Menyoal informasi adanya sejumlah warga penerima bantuan beras sejahtera, dan kemudian beras tersebut dijual kembali, sejumlah kalangan menganggap jika Pemkot Blitar dalam penyaluran bantuan tersebut tidak tepat sasaran.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Sosial Pemerintah Kota Blitar selaku pihak terkait saat ini tengah mengkaji kebijakan untuk menempel stiker di rumah warga penerima bantuan beras dengan harapan agar benar-benar tepat pada penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar Priyo mengatakan jika di daerah lain ada yang telah menerapkan kebijakan menempel stiker sebagai tanda tidak mampu. Namun menurutnya untuk Kota Blitar masih di pertimbangkan.

BACA JUGA:  Polda Banten Siapkan Personil pengamanan Hari Buruh Internasional

“Kita masih pertimbangkan dampak psikologis masyarakat apabila kita lakukan tempel stiker di rumah warga yang tidak mampu. kemungkinan mereka akan merasa malu.untuk itu. Kita masih mengkajinya yaa. “Kata Priyo, Senin (1/7/2019).

Priyo tidak menampik pemberlakuan tempel stiker sebenarnya bagus untuk meningkatkan kesadaran warga agar yang secara ekonomi sudah mampu hendaknya menolak menerima bantuan dari Pemerintah.

BACA JUGA:  Panwaslu Curug bersikan APK kampenye di Hari Tenang

Priyo juga mengatakan, untuk data warga Penerima bantuan adalah berdasarkan usulan dalam musyawarah warga bersama RT/RW di Kelurahan.

Hal senada juga di sampaikan Plt Walikota Blitar Santoso bahwa dalam penerapan stiker di rumah keluarga tidak mampu masih dalam tahap pengkajian.

“Rasanya kita kasihan kalau rumah warga penerima bantuan di tempeli stiker, memang saya mendengar ada yang menerapkan hal seperti itu, namun untuk Kota Blitar kita akan kaji lebih mendalam. “Ungkapnya.(Dwi)

BACA JUGA:  LSM KPK Dumai Somasi PT Pertamina

Komentar