oleh

Pemprov DKI Kecolongan, Parkiran Didepan Pintu Barat Daya Monas Diketok 20 ribu Per Mobil

Kabartoday, Jakarta – Parkir kendaraan di depan pintu barat daya Monas Jakarta Pusat telah meresahkan para pengendara. Pasalnya, per mobil (R4) dipatok Rp. 20.000, dan motor (R2) dipatok Rp. 10.000. Hal ini terjadi setiap malam Sabtu dan malam Minggu.

Dikatakan sepasang tukang parkir berpakaian kaos biasa, patokan angka Rp. 20.000 per mobil sudah biasa, bahkan aparat dan Patroli 86 pun tak mundur untuk tetap membayar patokan parkir tersebut.

“Udah biasa bang, aparat dan patroli 86 ajah gak mundur dan gak bisa nawar, mereka tetap bayar sesuai dengan yang kami patok yakni Rp. 20.000 per mobil. “Kata tukang parkir dilokasi, Sabtu (2/11/2019) malam.

BACA JUGA:  Prona Dibandrol 500 Ribu, Warga Taman Timur Akan LP kan Perangkat Desa Gondang

2 unit mobil wartawanpun dipatok harga yang sama. Saat ditanya siapa yang bertanggungjawab diparkiran ini, tukang parkir itu menjawab adalah bang yang bertanggungjawab.

“Parkiran liar ini siapa yang bertanggungjawab ya, apakah Dishub, atau pengelola Monas? “Tanya Rachman wartawan dari kabartoday.co.id dan Siregar wartawan Top Metro News.

Mendapat pertanyaan tersebut, sepasang tukang parkir (Pria dan wanita) tersebut sontak menjawab, itu tidak bisa kami kasih tau bang, yang pasti abang mau bayar parkir atau mau ngajak ribut.

BACA JUGA:  GNPK dan PWOI Sikapi Dugaan Mark-Up Anggaran Pengadaan PJU

Tentunya hal ini menjadi keprihatinan kita bersama terhadap gaya-gaya oknum dibelakang para tukang parkir tersebut. Karena menurut mereka, hasil parkiran itu juga akan disetor oleh oknum dibelakang para tukang parkir.

“Kami kan juga harus nyetor bang ke orang ini. “Kata tukang parkir.

Untuk itu, diduga Pemprov DKI kecolongan. Sebagai pilar ke 4 yang juga menjalankan fungsi kontrol sosial, kami mendesak Pemprov DKI, Dishub DKI, serta pengelola Taman Monas untuk menindak tegas terhadap oknum pungli yang merajalela diparkiran depan pintu masuk gerbang pintu barat daya Monas.[]OP

Komentar