oleh

Pemprov DKI Membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah

Kabartoday, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membentuk badan promosi pariwisata (Tourism Board) sebagai lembaga non-struktural di dalam Pemprov DKI yang bertugas untuk mendorong peningkatan daya saing pariwisata di Jakarta.

Pembentukan tersebut diinisiasi oleh sejumlah pemerhati dan pelaku usaha pariwisata di Jakarta berlandaskan adanya ketentuan Bab X Undang-undang nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan, serta dilandaskan pada Peraturan Gubernur Nomor 35 Tahun 2018 yang mana nantinya berkoordinasi setelah berjalan bersama Disbudpar DKI Jakarta.

Sanny A Irsan, salah seorang praktisi pariwisata yang ikut menginisiasi pembentukan badan tersebut mengatakan, promosi pariwisata yang dilakukan Disbudpar dinilai masih kurang optimal. Hal itu lantaran banyak terbenturnya aturan birokrasi.

BACA JUGA:  Perlu Dibentuk Badan Penerimaan Negara Dibawah Presiden

“Memang badan itu sangat dibutuhkan untuk mendorong peningkatan daya saing pariwisata. Karena selama ini kan kegiatan pariwisata hanya berlangsung satu hari selesai tanpa efek spiral dan berkelanjutan. “Kata Sanny di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Sanny mencontohkan Festival Danau Sunter, pembukaan Lapangan Banteng, Aquathlon di Kepulauan Seribu,Asian Games, dan lainnya, “Itu kan potensi pariwisatanya besar kalau dipromosikan secara berkesinambungan,”ujarnya.

BACA JUGA:  Prabowo Unggul di Kabupaten Batu Bara Sumut

Pembentukan badan tersebut dijelaskan Sanny masih menunggu Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.  Ia juga berharap setelah disyahkan oleh Anies, barulah keanggotaan badan tersebut akan ditentukan dalam musyawarah bersama para stakeholder pariwisata.

Lanjut Sanny, jumlah keanggotannya sendiri akan terdiri dari sembilan orang yang berasal dari dari unsur asosiasi pariwisata sebanyak 4 orang, pelaku profesi pariwisata dan Akademisi masing-masing 2 orang, serta 1 orang unsur penerbangan (Airlines).

BACA JUGA:  Praka Fausur Rohman Mengukir Prasasti, Di Depan SDN Kupang 1 Miliki Simbol Sejarah TMMD Ke 106.

“Kami berharap bisa dibentuk dan keluar SK-nya sesegera mungkin. Karena saat ini banyak sekali event event wisata & budaya yang akan dibuat di Kota Jakarta, sayang sekali kalau event tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan promosi pariwisata, “pungkasnya.(Op/red)

Catatan: ada perubahan judul utama dari judul sebelumnya, dan foto utama.

Komentar