oleh

Pemprov Jabar Akan Kucurkan Dana Penataan Alun-Alun Karawang

Kabartoday, Karawang – Sekretaris Dinas (Sekdin) dinas Pekerjaan Umum dan Penataam Ruang (PUPR) Karawang, Asep Hazar menyebut tahun 2019 ini penataan taman Alun Alun Kabupaten Karawang akan mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Bantuan Keuangan APBD Provinsi Jawa Barat untuk penataan Alun Alun Karawang mencapai Rp 17 miliar. Mengenai konsep pembangunannya, Pemkab Karawang hanya melakukan penyesuaian dari konsep yang dibuat oleh Tim Pemprov Jawa barat, “kata Asep. Selasa (9/7/2019).

Dikatakannya, konsep penataannya sendiri sebelumnya telah dibuat oleh Tim dari Pemprov Jawa Barat. Secara umum, konsepnya ialah di kawasan Alun Alun tersebut akan dibangun area parkir bawah tanah, taman, kawasan kuliner, taman batik, dan sentra oleh-oleh Karawang.

BACA JUGA:  Seminar Psiko Edukasi Siapkan Agen Penyelamat Generasi Muda

“Rencananya penataan Alun-Alun Karawang akan diintegrasikan dengan Masjid Agung dan Taman Kuliner Citarum. Itu dilakukan karena lokasinya tepat berada di depan Masjid Agung dan tidak jauh dari daerah aliran sungai Citarum. Kami masih lakukan kordinasi dengan Pemprov Jabar bagaimana persiapan selanjutnya. “ujarnya.

Lanjut Asep, selain mendapatkan bantuan keuangan dari Pemprov Jawa Barat untuk penataan alun alun, Karawang juga mendapatkan bantuan keuangan untuk pembangunan Jembatan Walahar.

BACA JUGA:  Kota Baru Lokasi Puncak HUT Bhayangkara ke 73

“Nominal bantuan untuk pembangunan Jembatan Walahar itu sama nilainya dengan bantuan untuk penataan alun alun, mencapai Rp17 miliar,” ucapnya.

Masih kata Asep, jembatan Walahar yang akan dibangun itu akan menjadi jalan penghubung kecamatan wilayah Karawang Timur dengan Kawasan Industri yang dibelah Sungai Citarum.

“Saat ini akses jalan yang menghubungkan dua daerah itu sangat sempit dan hanya bisa dilewati kendaraan roda empat secara bergantian. Jembatan yang ada saat ini, berada di atas Bendungan Walahar, yang merupakan peninggalan Belanda, “pungkasnya.(Aziz)

Komentar