oleh

Penanganan Kasus Audry, Penegak Hukum Harus Lebih Independent

Kabartoday, KALBAR – Pengoroyokan terhadap Siswi SMP berinisial AD mendapat kecaman keras dari banyak kalangan, diantaranya Komunitas Generasi Orang Sukses (KGS) dibawah Pimpinan Budi Budianto selaku Ketua.

Kepada Wartawan saat terlibat Wawancara di ruang kerjanya, Kamis (11/4/2019), Budi Budianto didampingi Sekretaris Erdwin Irawan mengatakan, bahwa kasus seperti ini jangan sampai terjadi lagi.

“Mau jadi apa Generasi Penerus jika dalam menyelesaikan masalah harus dengan kekerasan”, kata Budi.

BACA JUGA:  Tim Kuasa Hukum Kivlan Zen Laporkan HK/Iwan Soal Keterangan Palsu

Pihaknya juga mengatakan, Orang Tua harus lebih ekstra dalam mengawasi anaknya, apalagi sekarang era kecanggihan Digital.

“Orang Tua harus betul – betul berperan dan lebih ekstra dalam mengawasi anaknya terutama dalam bergaul di Media Sosial”, tegas Budi.

Lebih lanjut Budi mengatakan, diharapkan kepada Penegak Hukum yang menangani Perkara ini, dapat benar – benar Independent serta adil, jangan terpengaruh oleh tekanan dari pihak manapun.

BACA JUGA:  Aksi Damai Iftitor Akbar Sholat Berjama'ah di Depan Bawaslu

Sementara itu, pihak Polresta Pontianak menjelaskan kepada Wartawan, telah menetap 3 orang Tersangka dalam kasus ini.

“Sudah ditetapkan 3 orang tersangka”, kata Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Donny Charles Go, saat dihubungi, Rabu (10/4/2019).

Donny mengatakan, penetapan Tersangka ini dilakukan setelah Polisi menemukan bukti yang cukup serta sesuai dengan keterangan Saksi dan Korban, serta saat ini proses Penyidikan masih berlangsung.

BACA JUGA:  M Syafi'i Sebut Kapolda Sumut Menggiring Opini Provokasi Publik Soal Capres

“Yang diperiksa ini tidak hanya Korban, Ibu korban, tapi juga semua anak – anak SMA yang ada di lokasi, diperiksa seluruhnya. Dari beberapa Pengakuan Saksi yang ada di sana sudah mengerucut pada 3 Tersangka,” jelasnya. (Gun)

Komentar